Tahun ini adalah ulang tahun aku yang ke 18 tahun dan hari ini sangat spesial banget. Ya walaupun tanpa pesta tapi hari ini sangat spesial karena ulang tahun aku bertepatan dengan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW (27 Rajab 1432 H), Hari keluarga, dan pengumuman SNMPTN tertulis.
Di mulai dari kakak ku Rizki Ariyani yang bangunin aku dan langsung ngucapin "Happy Birthday" terus Fera sms yang ngucapin "Happy Birthday" tepat jam 00.06 lalu aku ngelanjutin tidur lagi dan pas bangun "Ya ALLAH banyak banget yang sms". Jujur perasaan aku seneng banget karena masih banyak teman-teman yang care sama aku. Dan pas aku lagi nonton TV mama, kakak aku, dan si kiting ngucapin "Happy Birthday" jujur bahagia banget perasaan aku.
Sorenya om aku ngucapin dan dia iseng banget masa tangan aku malah di kasih cat kayu lalu sehabis isya bapak aku ngucapin dan aku di kasih hadiah..hehehe
Aku di sms sama sahabat aku katanya pacarnya lulus SNMPTN. Wahhh, aku langsung buru-buru buka web nya dan ternyata aku gagal. Jujur kecewa karena aku ga bisa bahagiain orang tua aku tapi aku ga mau sedih karena aku yakin klo orangtua aku lihat anaknya sedih, pasti mereka yang paling ngerasain kesedihan itu walaupun mereka tidak menunjukkannya di depan aku. Jadinya aku tetap tersenyum :)
Lagi pula untuk apa aku bersedih kan aku udah punya PTS..hehehehe
Ya PTS dan PTN bagi aku sama aja karena semua itu tergantung kita yang ngejalaninnya :)
Yaahhh, waktu berjalan cepet banget masa udah jam 23.59 aja padahal dia belom ngucapin "Happy Birthday" ke aku. Sebenernya sedih tapi positif thinking aja lah mungkin dia sibuk, temen-temen aku aja ada yang lupa klo aku ulang tahun apalagi dia, yang udah ga pernah ketemu lagi dan dia sibuk sama urusannya sendiri. :')
Yang terpenting sekarang di ulang tahun aku yang ke 18 ini aku bisa semakin dewasa dan kelak bisa membahagiakan orangtua aku :D
Aku sayang dan cinta banget sama keluuarga aku :* I LOVE MY FAMILY
Kamis, 30 Juni 2011
Rabu, 15 Juni 2011
8 Kebiasaan Buruk yang Menghalangi Diri dari Kesuksesan
Tidak ada orang yang ingin gagal dalam hidup ini, semua orang pasti ingin hidupnya sukses. Tapi sampai mana pengorbanan kita untuk meraih kesukses itu? Ya faktanya, menjadi sukses adalah sebuah perjalanan yang panjang dimana pengorbanan dan usaha yang kita lakukan untuk meraih semua yang kita inginkan. Dalam perjalanana panjang dimana pengorbanan dan usaha yang kita lakukan pasti kita mendapatkan rintangan. Baik rintangan dari dalam diri sendiri maupun dari luar tapi kalau menurut saya rintangan yang paling besar adalah rintangan dari dalam diri sendiri.
Berikut adalah 8 kebiasaan buruk yang menghalangi diri dari kesuksesan :
1. Menunda-nunda pekerjaan
Orang yang suka bahkan sering sekali menunda-nunda pekerjaan atau tugas pada akhirnya tidak melakukan apapun. sikap yang menonjol dari seorang procrastinator adalah sikap optimis bahwa ia bisa mengerjakan sesuatu dalam waktu yang singkat. Padahal waktu yang singkat akan memberikan tekanan yang lebih besar dan membuat hasil pekerjaan atau tugas tidak maksimal atau lebih parahnya lagi, tidak selesai.
2. Tidak fokus
Hal ini adalah salah satu kesalahan besar yang sering dilakukan seseorang. Mereka memiliki keinginan yang kuat untuk sukses, lalu mereka ingin mengerjakan banyak hal dalam waktu yang bersamaan. Hasilnya pasti sudah bisa kita tebak, mereka kewalahan. Mereka akan berpindah dari satu pekerjaan, ke pekerjaan lain, namun tidak satupun dari pekerjaan itu yang selesai.
3. Tetap berada di zona nyaman
Orang yang tetap berada di zona nayaman adalah orang yang takut akan perubahan. Takut akan hal baru dan ini akan menghalangi seseorang dalam meningkatkan kemampuan, mengembangkan diri dan berinovasi.
4. Tidak tahu prioritas
Ketika kamu memiliki suatu pekerjaan penting yang harus di kerjakan terlebih dahulu namun kamu malah mengerjakan pekerjaan yang tidak penting, maka ini adalah sebuah kesalahhan besar. Jika banyak hal yang harus kamu kerjakan, buatlah daftar pekerjaan mulai dari pekerjaan yang sangat penting sampai pekerjaan yang kurang penting secara berurutan.
5. Tidak ada tindakan
Rencanna sebaik apapun, mimpi sebesar apapun dan keinginan sekuat apapun tidak ada gunanya apabila kamu tidak mengambil tindakan untuk menjalankan semua itu.
6. Menyerah terlalu cepat
Ketika kamu sudah melangkah, lalu kamu menghadapi kesulitan, halangan, dan kesalahan, kemudian kamu menyerah. Itu adalah hal yang sangat salah karena semua orang pasti pernah mengalami hal itu dalam meraih kesuksesan namun yang membedakan adalah cara mengatasi dan menyelesaikan itu semua. Tahukan kalian kegagalan adalah awal kesuksesan? Ya, maksud dari kata itu adalah ketika kalian gagal, lalu bagaimana kalian menjalankan dan meneruskan kerja keras kalian mulai dari nol lagi, bukan karena kalian gagal maka kalian berhenti sampai disitu. Justru karena kalian gagal, kalian harus berusaha supaya kalian tidak gagal lagi di masa depan.
7. Tidak memiliki mimpi
Ketika kalian tidak memiliki mimpi maka kalian tidak akan ada alasan lagi untuk berjuang dan berusaha. Kita hidup di dunia ini hanya sementara tidak akan selamanya, apakah kalian mau menghabiskan waktu yang singkat ini tanpa arah dan tujuan hidup yang tidak jelas? Apakah kalian tidak mau membuat orang di sekeliling kalian bahagia karena melihat anda sukses?
8. Manajemen waktu yang buruk
Semua orang di dunia ini memiliki waktu yang sama, namun tahukah kalian mengapa hasil yang didapatkan berbeda? Ya, hasil yang di dapatkan semua orang di dunia ini berbeda karena manajemen waktu semua orang di dunia ini berbeda. Apabila kamu mengatur waktu kamu sebaik mungkin maka kamu akan mendapatkan hasil yang memuaskan, namun apabila kamu tidak mengatur waktu kamu dengan baik dan justru kamu membuang waktu kamu secara sia-sia maka kamu akan menyesali semua perbuatan kamu di masa depan nanti. Jadi, mulai dari sekarang aturlah waktu yang kalian punya sebaik mungkin agar mendapatkkan hail yang memuaskan.
Selasa, 14 Juni 2011
Ajari Anak Cara Menghargai Orang Lain
KOMPAS.com - Memiliki anak laki-laki yang tumbuh menjadi laki-laki sejati saat dewasa kelak, menjadi kebanggaan orangtua.Dengan menjadi laki-laki sejati, ia menjadi role model pribadi yang peduli, bertanggungjawab, dan memperlakukan keluarga, anak-anaknya, dan pasangannya, dengan baik. Kepribadian seperti ini lahir dari pengasuhan tepat sejak dini, termasuk penanaman sikap menghargai orang lain.
"Anak laki-laki yang tumbuh dengan sikap mau mendengarkan orang lain, terutama orangtuanya, mematuhi peraturan, dan berinteraksi dengan perilaku yang penuh kasih sayang, adalah modal dasar baginya untuk memiliki kepribadian baik, ia bisa memperlakukan orang lain dengan penuh penghargaan," kata Michael Gurian, penulis buku The Purpose of Boys. "Saat anak laki-laki ini menjadi pria dewasa, sikap penuh penghargaan terhadap orang lain sudah menjadi bagian kepribadian dirinya, yang muncul alami," tambahnya.
Untuk menanamkan sikap menghargai orang lain pada diri anak, terutama anak laki-laki yang membutuhkan penanganan berbeda, ada dua caranya:
1. Peraturan bikin anak belajar bersikap.
Peraturan dalam rumah tangga penting diciptakan. Karena melalui berbagai peraturan ini anak belajar disiplin dan tahu bagaimana caranya bersikap dan menghargai orang lain. Jika anak laki-laki Anda melanggar aturan yang telah disepakati bersama, seperti bicara dengan bahasa buruk, ajarkan konsekuensi atas sikapnya.
"Anak laki-laki akan menghargai sosok yang tegas. Jika Anda memanjakan anak laki-laki, membiarkannya tak menjalani konsekuensi atas perilaku buruknya, selamanya anak ini akan tak termotivasi, dan pada akhirnya ia akan manja dan bersikap tidak peduli dengan orang lain," jelas Gurian.
2. Berikan contoh baik.
Orangtua adalah sumber pembelajaran anak, sehingga perlu menjadi contoh yang baik. Salah satu caranya, perlakukan dengan baik orang dewasa lain yang dekat dengan kehidupan anak laki-laki Anda. Seperti guru anak, pelatih, orangtua teman-teman anak laki-laki Anda. Dengan memperlakukan orang-orang dalam lingkaran aktivitas anak, ia akan belajar cara Anda berperilaku, kata Gurian.
Jika pun terjadi konflik antara anak Anda dengan orang-orang dewasa ini, cari solusi yang baik untuk mengakhiri konflik. "Jangan berpihak sepenuhnya kepada anak Anda saja, namun juga dengarkan kedua belah pihak. Meski Anda tahu bahwa anak Anda berada dalam pihak yang benar, namun jelaskan bahwa bersikap kasar terhadap guru merupakan perilaku buruk yang tak bisa ditoleransi," jelasnya. Lalu katakan kepada anak, "Ayah atau Ibu akan bicara dengan guru Kamu untuk menyelesaikan masalah. Jika terjadi masalah seperti ini lagi, Kamu harus cerita dengan Ayah atau Ibu, dan jangan bicara buruk tentang guru Kamu," kata Gurian menyontohkan.
Melalui cara ini, orangtua mengajarkan anak mengenai cara bijak menyelesaikan masalah, dengan menekankan pada sikap menghargai orang lain.
"Anak laki-laki yang tumbuh dengan sikap mau mendengarkan orang lain, terutama orangtuanya, mematuhi peraturan, dan berinteraksi dengan perilaku yang penuh kasih sayang, adalah modal dasar baginya untuk memiliki kepribadian baik, ia bisa memperlakukan orang lain dengan penuh penghargaan," kata Michael Gurian, penulis buku The Purpose of Boys. "Saat anak laki-laki ini menjadi pria dewasa, sikap penuh penghargaan terhadap orang lain sudah menjadi bagian kepribadian dirinya, yang muncul alami," tambahnya.
Untuk menanamkan sikap menghargai orang lain pada diri anak, terutama anak laki-laki yang membutuhkan penanganan berbeda, ada dua caranya:
1. Peraturan bikin anak belajar bersikap.
Peraturan dalam rumah tangga penting diciptakan. Karena melalui berbagai peraturan ini anak belajar disiplin dan tahu bagaimana caranya bersikap dan menghargai orang lain. Jika anak laki-laki Anda melanggar aturan yang telah disepakati bersama, seperti bicara dengan bahasa buruk, ajarkan konsekuensi atas sikapnya.
"Anak laki-laki akan menghargai sosok yang tegas. Jika Anda memanjakan anak laki-laki, membiarkannya tak menjalani konsekuensi atas perilaku buruknya, selamanya anak ini akan tak termotivasi, dan pada akhirnya ia akan manja dan bersikap tidak peduli dengan orang lain," jelas Gurian.
2. Berikan contoh baik.
Orangtua adalah sumber pembelajaran anak, sehingga perlu menjadi contoh yang baik. Salah satu caranya, perlakukan dengan baik orang dewasa lain yang dekat dengan kehidupan anak laki-laki Anda. Seperti guru anak, pelatih, orangtua teman-teman anak laki-laki Anda. Dengan memperlakukan orang-orang dalam lingkaran aktivitas anak, ia akan belajar cara Anda berperilaku, kata Gurian.
Jika pun terjadi konflik antara anak Anda dengan orang-orang dewasa ini, cari solusi yang baik untuk mengakhiri konflik. "Jangan berpihak sepenuhnya kepada anak Anda saja, namun juga dengarkan kedua belah pihak. Meski Anda tahu bahwa anak Anda berada dalam pihak yang benar, namun jelaskan bahwa bersikap kasar terhadap guru merupakan perilaku buruk yang tak bisa ditoleransi," jelasnya. Lalu katakan kepada anak, "Ayah atau Ibu akan bicara dengan guru Kamu untuk menyelesaikan masalah. Jika terjadi masalah seperti ini lagi, Kamu harus cerita dengan Ayah atau Ibu, dan jangan bicara buruk tentang guru Kamu," kata Gurian menyontohkan.
Melalui cara ini, orangtua mengajarkan anak mengenai cara bijak menyelesaikan masalah, dengan menekankan pada sikap menghargai orang lain.
Pengendara Motor Tewas Tergilas Truk
Pengendara Motor Tewas Tergilas Truk
Awaludin - Okezone
Selasa, 14 Juni 2011 09:39 wib
JAKARTA - Pengendara motor tewas seketika tergilas truk pengangkut alat berat di Jalan Kamal Raya, Menceng, Jakarta Barat, Selasa (14/6/2011) pagi.
Korban yang mengendarai sepeda motor Honda GL Pro bernomor polisi B 5795 NH ini diketahui bernama Paransis Simarmata (41), Warga Jalan Nusa Indah V Blok F23/24 RT 04/11 Kotabumi, Pasar Kemis, Tangerang.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, insiden terjadi saat korban melaju dari arah Cengkareng menuju Menceng. Korban bersenggolan dengan pengendara lain lalu terpelanting ke sisi kanan.
Di saat bersamaan, sebuah truk melintas dari arah berlawanaan. Kecelakaan pun tak terelakan. Korban tergilas roda truk hingga tewas dengan luka berat di kepala.
"Di depan situ motornya oleng dan enggak terkendali terus langsung jatuh dihajar sama truk," kata Timbul, seorang tukang tambal ban di dekat lokasi kejadian. Jenazah lalu dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta untuk keperluan autopsi.
Hingga saat ini, sopir dan kernet truk berpelat nomor B 9360 JK ini masih dimintai keterangan di Kantor Direktorat Lalu Lintas Sat Lantas Wilayah Jakarta Barat.
Korban yang mengendarai sepeda motor Honda GL Pro bernomor polisi B 5795 NH ini diketahui bernama Paransis Simarmata (41), Warga Jalan Nusa Indah V Blok F23/24 RT 04/11 Kotabumi, Pasar Kemis, Tangerang.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, insiden terjadi saat korban melaju dari arah Cengkareng menuju Menceng. Korban bersenggolan dengan pengendara lain lalu terpelanting ke sisi kanan.
Di saat bersamaan, sebuah truk melintas dari arah berlawanaan. Kecelakaan pun tak terelakan. Korban tergilas roda truk hingga tewas dengan luka berat di kepala.
"Di depan situ motornya oleng dan enggak terkendali terus langsung jatuh dihajar sama truk," kata Timbul, seorang tukang tambal ban di dekat lokasi kejadian. Jenazah lalu dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta untuk keperluan autopsi.
Hingga saat ini, sopir dan kernet truk berpelat nomor B 9360 JK ini masih dimintai keterangan di Kantor Direktorat Lalu Lintas Sat Lantas Wilayah Jakarta Barat.
Teman-teman tau ga korban kecelakaan ini adalah guru bahasa inggris SMP aku loh. Jujur pas aku baca berita ini aku kaget banget karena beliau adalah guru yang baik, ramah dan humoris. Semoga beliau di terima disisi-Nya dan di ampuni dosanya. Amin :')
Langganan:
Postingan (Atom)