Minggu, 08 Juni 2014

Penutupan Windows XP

Penutupan Windows XP

Windows XP adalah jajaran sistem operasi berbasis grafis yang dibuat ole Microsoft untuk digunakan pada komputer pribadi, yang mencakup komputer rumah dan deskop bisnis, laptop, dan pusat media (Media Center). Windows XP pertama kali dirilis pada 25 Oktober 2001. Nama “XP” adalah kependekan dari “Experience”. Windows XP muncul dalam banyak jenis, yaitu:
1.      Windows XP Professional
2.      Windows XP Home Edition
3.      Windows XP Media Center Edition
4.      Windows XP Tablet PC Edition
5.      Windows XP Starter Edition
6.      Windows XP Professional x64 Ediition
7.      Windows XP Professional 64-Bit Edition for Itanium
Microsoft mengumumkan akan mematikan Windows XP pada April 2014. Jelang penutupan itu, raksasa piranti lunak itu sibuk mengajak para penggunanya untuk berhijrah ke sistem operasi yang lebih baru, seperti Windows 7 dan Windows 8.
Jika pengguna masih enggan untuk pindah haluan, maka perusahaan yang berbasis di Redmond, Amerika Serikat (AS) itu mengingatkan bahaya Windows XP yang memiliki kemungkinan 21 kali lebih rentan terinfeksi malware dibandingkan Windows 8. Risiko terbesar yang dihadapi oleh pengguna yang masih menggunakan Windows XP nantinya menjadi target sasaran hacker.
Pada situs resminya, Microsoft mengungkap “Windows XP tidak lagi kuat menangkal berbagai serangan ancaman setiap harinya. Nah, pelaku bisnis yang masih menjalankan Windows XP akan menjadi lebih rentan terhadap serentetan malware dan serangan berbahaya lainnya setelah April 2014.”
Secara resmi Microsoft telah menghentikan Windows XP pada tanggal 8 April 2014 lalu. Namun, ada satu cara untuk mengakali agar sistem operasi tersebut masih bisa mendapatkan update security, yaitu dengan mengedit registry.
Walau Windows XP versi consumer secara resmi dukungannya telah dihentikan, namun masih banyak sistem yang dipakai oleh industry retail, seperti di kiosk, atau mesin-mesin kasir. Sistem itu disebut dengan Windows Embedded Industry yang berbasis Windows XP SP3.
Dengan mengedit registry, pengguna biasa bisa mendapatkan update sistem yang sebenarnya ditunjukan untuk versi Windows Embedded Industry tersebut. Update tersebut menurut Digital Trends (29/5/2014) kurang lebih sama saja untuk pengguna OS XP versi umum.
Dengan metode tersebut, maka pengguna XP versi umum akan tetap mendapatkan dukungan update keamanan setidaknya hingga lima tahun ke depan, atau 9 April 2019. Terdapat juga update untuk varian Windows XP 32-bit dan 64-bit. Namun, perlu diingat bahawa dengan menguntak-atik registry, tentunya juga memiliki risiko, seperti rawan terhadap malware di internet atau serangan cyber lain.



Referensi        :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar