Minggu, 01 Januari 2012

Holiday Travel 2011

(Jakarta-Ciamis-Banjar-Wonogiri-Banjar-Ciamis-Jakarta)

Sebenernya udah beberapa bulan yang lalu liburannya (Rabu, 31 Agustus 2011 –Jumat, 9 September 2011) hehhe, yup bertepatan dengan Idul Fitri 1433 H yang bertepatan jatuh pada tanggal 31 Agustus 2011 cuma baru sempet nulis di blog sekarang hehhehe... maklum masuk semester 5 kuliah sih ga begitu padat cuma tugasnya banyaaaakk banget jadi baru sempet sharing sekarang :)
check this out my trip ;)

Tahun ini Alhamdulillah saya dan seluruh keluarga (bapak, mama, mang Enda, teh Rina, teh Riya, dan de' Rini) bisa bersilahturahmi dengan saudara-saudara jauh dari bapak dan mama. Jaraaaang banget yang namanya ke kampung bapak (Wonogiri - Jawa Tengah) terakhir saya kesana SD dan baru sempat ke sana lagi tahun ini, kalau ke kampung mama mah sering banget karena dari rumah ke kampung mama hanya 5-6 jam (Ciamis - Jawa Barat). Karena tempat yang ingin di kunjungi dan bawaan banyak (oleh-oleh, pakaian, dan lain-lain) jadi kami memutuskan untuk membawa mobil pribadi, tanpa supir cadangan yup hanya mang Enda yang menyupir. Sebenernya saya bisa menyetir mobil hanya saja orang tua, kakak, dan ade saya takut klo saya yang bawa mobil masih amatiran hahhahahaaa :p

---Selasa, 30 Agustus 2011---
Hari ini puasa terakhir di 1433 H, Alhamdulillah bisa menunaikan ibadah puasa tahun ini...
Malam takbiran saya dan keluarga hanya dirumah, kami packing untuk persiapan besok dan beberapa hari kedepan (Jakarta-Ciamis-Banjar-Wonogiri-Banjar-Ciamis-Jakarta) perjalanan yang cukup panjang :). Selesai packing, waktunya tiduuuurr besok harus bangun pagi untuk sholat ied....... lagi tertidur pulas saya terbangun jam 02.29 karena mimpi yang aneh :O saya langsung bergegas sms teman saya yang berada di mimpi saya itu *maaf ya mimpinya dan orang itu ga bisa di ceritain :)* sms jam segitu pasti temen ku lagi tidur makanya belum di balas, akhirnya saya tertidur lagi.

---Rabu, 31 Agustus 2011---
Hari ini hari Raya Idul Fitri 1432 H, Alhamdulillah masih di beri umur panjang oleh Allah sehingga saya dan keluarga masih bertemu dengan hari suci ini. Semoga tahun depan kita semua masih dipertemukan dengan bulan Ramadhan dan hari Raya Idul Fitri AMIIIN :)
Bangun tidur saya mengecek handphone saya dan ternyata teman saya membalas sms saya itu, and do you know ????? ternyata teman saya juga mimpiin hal yang sama :O ada apa ini ??????? Jujur baru pertama kali mimpi barengan sama temen, biasanya mah mimpi barengan sama kakak, adik, atau mama, ini kok tumben yaaa....
Pukul 06.20 saya dan keluarga bergegas ke mushola dekat rumah (Mushola Fatahilah, hanya berjarak 5 meter dari rumah) untuk sholat ied, setelah sholat kami berkumpul di ruang tamu dan saling meminta dan memohon maaf, air mata pun tak tertahanan jatuh dengan derasnya mengingat dosa-dosa yang pernah saya lakukan :") kemudian kami berkeliling lingkungan, saudara-saudara pun datang ke rumah untuk bersilahturahmi setelah itu saya dan keluarga langsung bergegas ke rumah saudara dari ayah yang tertua untuk bersilahturahmi *tradisi lebaran* dan langsung menuju Ciamis (kampung mama). Alhamdulillah sepanjang perjalanan lancar, hanya macet 1,5 jam. Sesampainya di Ciamis kami langsung berlebaran dengan nenek atau saya biasa panggil Ma' Nini (ibu dari mang Enda dan mama saya) dan beberapa saudara saya yang lain, bercerita dan bersendagurau kami bersama sambil menonton televisi. Tidak terasa sudah malam waktunya untuk beristirahat karena besok kami akan melanjutkan perjalanan ke Banjar (rumah kakak tertua dari mama - ua' Eyo).

---Kamis, 1 September 2011---
Pagiiiiiiiii.....
Sesudah mandi dan sarapan saya dan keluarga melanjutkan perjalanan ke Banjar (kurang lebih 2 jam dari rumah nenek). Sesampainya disana kami berlebaran, melepas kerinduan dengan saling bercerita, bercengkrama, dan saling bersendagurau. Kebetulan di Banjar semua sedang berkumpul mulai dari cucu, menantu, anaknya ua *sepupu saya* (teh Yanti, teh Yuyu, teh Ima) sayang teh Disa dan teh Yayah tidak ada karena mereka sedang bersilahturahmi ke rumah keluarga dari suami mereka karena momennya pas lebaran jadi pada ngumpul deh hehhhe.
Malamnya ternyata teh Yanti, teh Ima dan teh Yuyu membuat spaghetti untuk kami semua padahal sudah larut malam, tanpa basa basi kami menghabiskan spaghetti tersebut, saat makan Bella (baju kuning), dan Dinda (baju orange, garis-garis, pink) (keponakan saya) tidak bisa diem, main tebak-tebakan, joget-joget, lari-lari, bikin kita semua tertawa karena ulang mereka :D
Sesudah makan dan bercanda-canda kami masuk kamar masing-masing, karena besok subuh kita akan berangkat ke Wonogiri (kampung bapak) :)

---Jumat, 2 September 2011---
Sesudah adzan subuh kami langsung bergegas berangkat menuju Wonogiri, karena dari Banjar menuju Wonogiri itu dekat kata saudara dan orang-orang, maka dari itu saya dan keluarga ingin mencoba melewati jalur tersebut (jujur belum pernah sama sekali lewat jalur ini). BISMILLAHIRAHMANIRRAHIM berangaaaakkkaaaaaatt.
Kami hanya mengikuti dari petunjuk jalan yang ada, sumpaaaaahh nekat banget ya itung-itung nyari pengalaman hehheehe :)
Waktunya makan siang.... Kami mencari rumah makan untuk beristirahat, makan siang, dan mang Enda mengecek keadaan mobil sejenak kalau tidak salah itu di daerah Kebumen masih lumayan jauh menuju kampung bapak. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan sampai di Purworejo bapak memutuskan untuk lewat jalur alternatif tidak lewat kota karena beranggapan bahwa lebih jauh jika lewat kota. Sesampainya di daerah Wonosari kami mulai tersesat, kami malah masuk ke daerah pemakaman tempat ziarah. Saat melintas di situ ada seorang satpam yang mengira kami akan memarkirkan mobil di tempat wisata itu. Kemudian bapak langsung bertanya dengan bahasa jawa, yaaa kalau di bahasa Indonesiakan artinya kurang lebih seperti ini
Bapak : Permisi pak numpang tanya kalau mau ke Wonogiri ambil jalur yang mana ya pak ?
Satpam : Oooh, dari sini belok kiri, lalu lurus dan belok kanan, ikuti petunjuk yang menuju jalur Wonosari
Bapak : Terima kasih banyak pak
Satpam: Yaaa sama-sama
Mang Enda langsung memutar balik mobil dan mengikuti jalur yang ditunjukkan oleh pak satpam... Eng-ing-eng ternyata jalur itu benar-benar sepiiiiii. Tidak ada perumahan warga, tidak ada kendaraan yang lewat, jalan yang menanjak dan berkelok, turunan yang tajam, kanan – kiri jurang dan hutan, sejauh mata memandang hanya langit, hutan, pohon-pohon, batu-batu besar, dan beberapa pemakaman yang terlihat.

Semuanya langsung berdzikir dan berdoa, karena jalur yang kami lalui sangat menyeramkan, menegangkan, untungnya cuaca sangat cerah, saya tidak bisa membayangkan kalau melewati sana malam hari dan saat hujan pasti jalan sangat licin dan di sana tidak ada penerangan jalan sama sekali, marka jalanpun jarang, sekalinya ada hanya tulisan warga. Jujur saya sangat takjub melihat keindahan alam yang sangat indah (langsung saya abadikan di handphone saya) dan ini pengalaman pertama buat saya dan keluarga yang tidak akan kami lupakan. Selama ini menurut kami jalur Nagrek yang seram dan menakautkan, setelah  lewat jalur ini rasanya Nagrek kalah hehhehe.
Akhirnya kami menemui perumahan warga, tanpa fikir panjang bapak dan aku langsung turun dari mobil dan bertanya jalan menuju Wonogiri, pokoknya kalau jalan yang dituju mulai tidak jelas petunjuknya aku dan bapak turun dari mobil untuk menanyakan jalan kepada warga sekitar. ALHAMDULILLAH sampai juga kami di Wonogiri kami makan sore dan beristirahat sejenak disana. Makan tongseng khas sana tuh rasanya enaaaaaaaaaaakkkkk banget mang Enda aja sampe nambah hehhehhe. Pokoknya wajib nyobain deh :D Tidak lupa pesan 1 porsi tongseng untuk mbah :)
Bajar – Cilacap – Gombong – Kebumen – Purworejo – Purwodadi – Wates – Bantul – Wonosari – Wonogiri dari perjalanan yang saya lewati itu kota Kebumen paling luas atau paling lama jalur yang saya lewati, ampun berasa ga ada ujungnya hahaha :D
Alhamdulillah sampai di rumah Mbah Partiyem sekitar pukul 17.20, kami semua langsung bersalaman dengan si mbah dan warga sekitar langsung sibuk menjamu kami karena mbah hidup sebatang kara di sana :( mbah Partiyem itu yang merawat bapak ku sejak kecil karena bapak ku di tinggal orangtuanya meninggal (yatim piatu) sejak kecil :’(

Di sana tidak ada yang berubah sejak aku terakhir ke sana (SD) masih sama seperti yang dulu dan tidak ada sinyal sama sekali jadi saya tidak bisa SMS, telepon, dan internetan hanya provider tertentu yang masih ada sinyal :(. Kami langsung beristirahat, mandi, dan menurunkan barang bawaan dari mobil. Tiba-tiba Rini bilang
“Teh kemarinkan (1 September 2011) bapak resmi pensiun, masa MPP (Masa Pra Pensiun) udah abis”
“Iya apa de ???” tanya ku
‘’Iya teh, kemarin tuh tanggal 1 September” jawab Rini
“Ooh iyaaa” mendadak hening, yang ada dibenak ku saat itu *Yaa Allah, semoga keluargaku akan baik-baik saja kedepannya nanti setelah bapak pensiun, lindungi kami Yaa Allah :”)*
Setelah adzan Magrib Le’ Kipul di suruh bapak untuk membagikan sedikit buah tangan dari Jakarta untuk para tetangga. Sesudah adzan Isya para tetangga berkumpul di rumah mbah untuk sekedar bercerita dan menanyakan kabar kami sekeluarga kurang lebih sampai jam 10 malam.

---Sabtu, 3 September 2011---
Pagi yang dingin, dingiiiin sekali melebihi dingin di Puncak bbbrrrrrrr....
Berhubung dingin banget jadi aku mandinya siang deh hehhe. Bapak mengajak kami (aku, mama, teh Rina, teh Riya dan Ade Rini) ke makam Mbah Bei yang berada di pucak gunung, untuk menuju ke sana kami harus menaiki lebih dari 100 anak tangga. Mang Enda malah udah main ke rumah saudaraku jadi dia tidak ikut. Bapak bercerita bahwa mbah Bei itu adalah salah satu tokoh penting dalam sejarah desa bapak, beliau adalah sosok guru yang mengajarkan warga membaca, menulis, dan juga sebagai pemimpin yang sangat di segani, saat mbah Bei memimpin kampung bapak sehingga menjadi maju. Saat mbah Bei meninggal dunia banyak para tokoh penting datang ke kampung bapak dengan menunggang kuda dan membawa pasukkannya. Kurang lebih seperti itu ceritanya :)

Di kampung bapak itu ga ada sinyal, kemana-mana jalan kaki, toko kelontong jauh, jarang air; jadi harus beli makanya aku di sana mandi 1 hari cuma 1x hehhehe :p, jarang sekali warga yang mempunyai televisi dan motor, siang hari panaaaaaassss banget, menjelang Magrib sampai pagi dingiiiiin banget, warga di sini saling tolong-menolong dan gotong royong beda banget sama di Jakarta,  jadi di sini aku bener-bener jadi anak desa hehhehe.
Nah mumpung naik gunung aku iseng-iseng nyalain handphone apakah ada sinyal ???? Yaaaaaaaa ternyata ada sinyal, dan banyak sekali SMS yang masuk, aku langsung online dan membalas SMS temanku, yaaa ampun sesuatu banget hahhahaa.
Sesudah ke makam Mbah Bei kami sekeluarga main ke rumah Budeh, aku bantuin mbak Yatini masak di dapur sambil cerita kesibukan ku, keadaan di Jakarta dan sebaliknya mbak Yatini cerita tentang keadaan di kampung, anaknya (Taufik Hidayat), dan dia cerita sama aku saat masa-masa muda dia di Jakarta hehhee. Ooh iya di sini masaknya masih pake tungku, ada sih kompor gas dari pemerintah cuma gasnya harus beli di kota, jadi sama aja boong -_-.

Tidak terasa sudah mulai siang, akupun bergegas mandi.. Sesudah mandi foto-foto lagi hehehe terus main ke rumah Le' Kipul, numpang nonton tv hehehe. Karena di kampung bapak jarang banget yang punya tv.
Ooh iya di depan rumah mbah itu ada kandang sapi punya warga jadi itu program pemerintah gitu (lupa apa namanya) banyak deh sapinnya.


Malam ini para tetangga masih berkumpul di rumah :)
---Minggu, 4 September 2011---
Pagiiiiiiiiiii
Hari ini kami semua di ajak bapak berziarah ke makam orang tua (mbah Partinem, mbah Kasanari), dan beberapa saudara bapak yang telah dipanggil oleh sang Maha Pencipta Allah SWT. Pemandangan di kampung bapak tuh bagusss banget masih alami jadi kemanapun aku berada pasti foto-foto hehehe, maklum kan ga setahun sekali aku ke Wonogiri :D

Saat perjalanan pulang ada seekor sapi yang sedang ingin melahirkan aku, Rini, teh Riya, bapak dan teh Rina langsung melihat bagaimana sapi itu melahirkan, jujur baru pertama kali aku ngiliat sapi melahirkan hehheehe. Aku video-in tuh sapi melahirkan, tapi maaf ga aku upload, memorinya terlalu besar :(
Sesudah ziarah dan melihat sapi melahirkan aku bergegas mandi karena nanti sore ada acara reuni keluarga. Capek banget, akhirnya setelah acara reuni aku dan dede kiting ketiduran padahal kita lagi bercanda-canda hehehe :)
Malam... dirumah mbah orang-orang pada berkumpul dan topik pembicaraannya adalah sapi melahirkan hahhahhaa. Ternyata hari ini ada 2 ekor sapi yang melahirkan. Pertama yang aku lihat itu, nah yang kedua katanya melahirkannya saat magrib itu juga sapinya pemalu masa setiap diliatin orang si sapi ga mau melahirkan akhirnya dipanggilin dokter hewan. Ada-ada aja yaaa itu sapi hahahhhahaha :D
Malam ini hari terakhir aku di Wonogiri, karena besok harus pulang ke Banjar lagi kan liburan di Banjar belum puas hehehe. Packing time, mulai menata tas-tas dan pakaian di mobil, para tetangga tidak berhenti berdatangan memberikan oleh-oleh bahkan ada yang menaru bungkusan sekerdus di dekat mobil agar dibawa ada-ada aja hehehhee. Bingguuuuuungg, mobil udah penuh kaya apaan tau masih dimasukkin oleh-oleh, ga di bawa ga enak, di bawa mobil udah penuh, serbasalah kan jadinya -_-. 

---Senin, 5 September 2011---
Pagiiiiiiiiii, sekitar jam 6 kami budal dari rumah mbah, jujur sebenernya ga pingin buru-buru pulang tapi masih banyak tempat yang harus aku datengin. Sediiiih banget harus ninggalin kampung itu dan mbah :”(
Insya Allah kalau masih ada umur dan waktu kami akan kembali lagi ke sana :)
Belajar dari pengalaman, yaa kami tidak lewat jalur yang kemarin (jalur alternatif) tapi sekarang kami lewat jalur kota, melewati Candi Prambanan, kota Yogjakarta dan sekitarnya. Saat di Jogja kami bersinggah sebentar untuk makan siang di rumah makan bebek goreng itu rasanya enaaak banget :D setelah makan siang kami melanjutkan perjalanan dan mampir lagi sebentar di toko oleh-oleh  khas Jogja.

Cuuuusss jalan lagi menuju kota Banjar.
Saat sampai daerah Kebumen tiba-tiba mobil saya di serempet oleh mobil pribadi berplat B, dari arah kiri. Mobil itu ingin menyalip mobil kami mungkin perhitungan dia kurang tepat jadi menyerempet mobil kami. Orang itu tidak berhenti dan meminta maaf malah kabur emosiiiiiiiii.......

Alhamduillah kami sampai di Banjar (rumah ua Eyo) dengan selamat sekitar pukul 8 malam. Karena kami sudah makan di rumah makan padang di sekitaran Banjar, maka kami langsung mandi dan tidur.
---Selasa, 6 September 2011---
Morning, masih males-malesan di kamar, akhirnya aku mandi dan turun ke bawah untuk sarapan dan berkumpul bersama saudara-saudaraku. Eeh ternyata ada teh Yayah, dan tiba-tiba datang teh Disa dan suaminya menitipkan kedua anaknya (Hansen dan Bilqis). Akhirnya seharian aku main dengan Hansen dan Bilqis, mulai dari main tebak-tebakan, main games di handphone, nyayi-nyanyi, nonton DVD sampai main dandan-dandanan hahahhaa.

Sudah sore, waktunya aku balik ke Ciamis. Pamit sama semuanya dan langsung cuuuss berangkaaatt. Saat menuju Ciamis ada suatu toko batik di Banjar akhirnya mampir dulu deh ke sana heheee. Beli dress batik, kemeja batik, kaos batik, sprei, peci, rok batik, pokoknya semua berbau batik hehehe.

Setelah puas belanja kami melanjutkan perjalanan ke Ciamis. Sesampainya di rumah Ma' Nini kami langsung berleha-leha hehhehe.

---Rabu, 7 September 2011---
Hari ini kami sekeluarga ziarah ke makam Alm. Bapak Aki, Alm. Uyut-uyut ku dan saudara-saudara dari mama. Setelah itu kami ke rumah ma’ Nini untuk mandi, setelah mandi main ke rumah ua’ Lili untuk memancing ikan, sekalian ngeliwet di pinggir kolam ikan hehhee.

Tidak terasa sudah sore, kami bergegas pulang ke rumah ma’ Nini. Malamnya kami nonton bola sambil makan seurabi anget, hmmmm mantaappp :D

---Kamis, 8 September 2011---
Hari ini kami sekeluarga main ke rumah Uyut Sardi, kangeeen banget sama uyut. Biasanya kalau ke rumah uyut bawa kendaraan (mobil) tapi kita pengen nyoba jalan, sekalian jalan-jalan hehehhee. Akhirnya sampai rumah uyut, sungguh pemandangannya indah banget selama perjalanan.

Sudah puas bercerita dan kangen-kangenan sama uyut, kami pamitan pulang. Pulang dari rumah uyut kami dan packing, karena besok pagi kami harus pulang ke Jakarta.

---Jumat, 9 September 2011---
Sekitar pukul 10 kami budal dari rumah ma’ Nini. Alhamdulillah jalanan sepiiiiii sekali, karena hari ini orang-orang sudah mulai beraktivitas seperti biasa hhehee.
ALHAMDULILLAH sampai dirumah, terima kasiiiih Yaa Allah karena perjalanan liburan tahun ini berjalan lancar, selamat, dan sukses. Holiday travel 2011 yang sangat menyenangkan dan berkesan :))

sumber :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar