Kamis, 20 Juni 2013

Bahasa C++

Sejarah C++

Tahun 1978, Brian W. kerningan & Dennis M. Ritchie dari AT & T Laboratories mengembangkan bahasa B menjadi bahasa C. bahasa B yang diciptakan oleh Ken Thompson sebenarnya merupakan pengembangan dari bahasa BCPL (Basic Combined Programming Language) yang diciptakan oleh Martin Richard.
Sejak tahun 1980, bahasa C banyak digunakan pemrograman di Eropa yang sebelumnya menggunakan bahasa B dan BCPL. Dalam perkembangannya, bahasa C menjadi bahasa paling populer diantara bahasa lainnya, seperti PASCAL, BASIC, FORTRAN.
Tahun 1989, dunia pemrograman C mengalami peristiwa penting dengan dikeluarkannya standar bahasa C oleh American National Standards Institute (ANSI). Bahasa C yang diciptakan Kerninghan & Ritchie kemudian dikenal dengan nama ANSI C.
Mulai awal tahun 1980, Bjarne Stroustrup dari AT & T Bell Laboratories mulai mengembangkan bahasa C. Pada tahun 1985, lahirlah secara resmi bahasa baru hasil pengembangan C yang dikenal dengan nama C++. Sebenarnya bahasa C++ mengalami dua tahap evolusi. C++ yang pertama, dirilis oleh AT & T Laboratories, dinamakan cfront. C++ versi kuno ini hanya berupa kompiler yang menterjemahkan C++ menjadi bahasa C.
Pada evolusi selanjutnya, Borland International Inc. Mengembangkan kompiler C++ menjadi sebuah kompiler yang mampu mengubah C++ langsung menjadi bahasa mesin (assembly). Sejak evolusi ini, mulai tahun 1990 C++ menjadi bahasa berorientasi obyek yang digunakan oleh sebagian besar pemrograman professional.

Struktur Bahasa C++

<preprosessor directive>
{
                        <statement>;
                        <statement>;
}

Contoh :

#include<iostream.h>
#include<conio.h>
main()
{
  cout<<"Mencoba Program C++";
  getch();
  return 0;
}

Hasil :              

Mencoba Program C++


Sekarang coba ketikkan program sederhana berikut ini :



Sehingga akan menghasilkan output :



Bagi kalian yang belum memiliki program C++ kalian bisa download disini http://bangwildan.web.id/berita-142-software-praktikum-labsi-gunadarma.html.
Oh iya, saya punya referensi materi C++ dari dosen saya, bagi yang mau download silahkan klik link ini http://rani_push.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/folder/0.2 atau mungkin kalian bisa cari sendiri di GOOGLE.


Referensi :

Sabtu, 08 Juni 2013

Imbalan dan Hukuman dalam Organisasi


1.      Definisi Imbalan dan Hukuman
1.1  Definisi Imbalan
Imbalan adalah satu upaya yang dilakukan oleh manajemen untuk meningkatkan prestasi kerja, motivasi dan kepuasan kerja para karyawan. Kompensasi dapat berupa upah per jam, hari atau gaji yang bersifat periodik (Triton, 2010:123)

Compensation is the Human Resources Management function that deals with every type of reward individuals receive in exchange for performing organization tasks. Kompensasi adalah fungsi manajemen sumber daya manusia yang berkaitan dengan semua bentuk penghargaan yang dijanjikan akan diterima karyawan sebagai imbalan dari pelaksanaan tugas dalam upaya pencapaian tujuan perusahaan (Ivancevich, 1998).

Imbalan adalah jumlah pembayaran yang diterima tingkat kesesuaian antara pembayaran tersebut dengan pekerjaan yang dilakukan (Prof. Dr. FX. Suwarto, M.S.)

1.2  Definisi Hukuman
Hukuman (punishment) didefinisikan sebagai tindakan menyajikan konsekuensi yang tidak menyenangkan atau tidak diinginkan sebagai hasil dari dilakukannya perilaku tertentu (Konopaske, Robert dkk, Perilaku dan Manajemen Organisasi, Edisi 7, Erlangga, 2007).

Hukuman merupakan ganjaran yang diberikan akibat kesalahan atau kecerobohan seseorang dalam menjalankan tugasnya. Namun menurut Mochtar Kusumaatmadja, hukuman merupakan keseluruhan asas-asas dan kaidah yang mengatur kehidupan manusia dalam masyarakat dan juga mencakupi lembaga-lembaga (institution) dan proses-proses (processes) yang mewujudkan berlakunya kaidah-kaidah itu dalam kenyataan.

2.      Tujuan Imbalan dan Hukuman dalam Organisasi
2.1  Tujuan Imbalan
2.1.1        Tujuan Sistem Imbalan
1.   Memotivasi anggota organisasi. Sistem imbalan yang dirancang oleh suatu organisasi harus mampu memacu motivasi kerja dari anggota organisasi agar berprestasipada tingkat yang tinggi; untuk itu imbalan yang dibentuk harus memiliki nilai di mata anggota organisasi
2.   Membuat betah pekerja yang sudah ada sistem imbalan yang dibuat ditunjukan untuk mempertahankan pekerja yang sudah ada terutama pekerja yang berkualitas agar mereka kerasan bekerja dan tidak mudah tertarik untuk pindah ke organisasi lainnya.
2.1.2        Tujuan Imbalan atau Kompensasi menurut Noto Atmodjo (1998:67)
1.      Menghargai prestasi karyawan
2.      Memperoleh karyawan yang bermutu
3.      Menjamin keadilan gaji karyawan
4.      Mempertahankan karyawan atau mengurangi turnover karyawan
5.      Pengendalian biaya
6.      Memenuhi peraturan-peraturan

2.2  Tujuan Hukuman
Ada tiga fungsi penting dari hukuman yang berperan besar bagi pembentukan tingkah laku yang diharapkan :
1.      Membatasi perilaku
2.      Bersifat mendidik
3.      Memperkuat motivasi untuk menghindarkan diri dari tingkah laku yang tidak diharapkan.
Sanksi hukuman berperan penting dalam memelihara kedisplinan pegawai. Dengan sanksi hukuman yang semain berat, maka pegawai akan semakin takut untuk melanggar peraturan-peraturan perusahaan, sikap dan perilaku indispliner pegawai juga akan semakin berkurang. Sanksi hukum harus diterapkan berdasarkan pertimbangan logis, masuk akal dan diinformasikan secara jelas kepada seluruh pegawai. Sanksi hukum harus bersifat mendidik pegawai untuk mengubah perilakunya yang bertentangan dengan peraturan/ketentuan yang sudah disepakati bersama.

3.      Pengaruh Imbalan dan Hukuman dalam Organisasi
3.1  Pengaruh Imbalan dalam Organisasi
Setiap orang yang mendapatkan imbalan atas usahanya terus senang. Hal ini berpengaruh dalam proses kinerja dikemudian hari. Semangat dan etos kerja mungkin akan menjadi hal menjadikan hal penting dalam menyelesaikan tugas-tugasnya.

3.2  Pengaruh Hukuman dalam Organisasi
Hukuman sering dikatakan “menakutkan”. Namun, hikmah dari sebuah hukuman adalah menjadikan diri pribadi yang lebih baik. Walaupun pengaruh hukuman di awal akan sangat tidak nyaman untuk lingkungan sekitar termasuk diri sendiri. Tetapi belajar dari kesalahan dan kekurangan yang telah diperbuat merupakan cara bijak yang dapat membangun semangat dalam dunia kerja.


Daftar Pustaka :

Konopaske, Robert dkk, Perilaku dan Manajemen Organisasi, Edisi 7, Erlangga, 2007
Noto Atmodjo, Soekidjo. Pengembangan Sumber Daya Manusia, Cetakan ke-2. Jakarta : Raneka Cipta.
Suwarto, James A. F dkk, Manajemen jilid II, Edisi bahasa Indonesia, PT Indeks Gramedia Group, 1996.
Triton. Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta : ORYZA. 2010
http://chevichenko.wordpress.com/2009/11/28/sistem-lmbalan-reward/ (di akses pada tanggal 07 Juni 2013, 20:30)



Rabu, 01 Mei 2013

Bahasa C menggunakan VMWare #3

Melanjutkan postingan sebelumnya yaitu Bahasa C menggunakan VMWare #1 dan Bahasa C menggunakan VMWare #2 sekarang kita akan membahas kondisi pada Bahasa C. Pada Bahasa C kondisi dibagi menjadi 3, yaitu :
1.      IF
Bentuk umumnya :
if (kondisi)
statement
2.      IF_ELSE
Bentuk umumnya :
if (kondisi)
statement true
else
statement false
3.      SWITCH_CASE
Bentuk umumnya :
                  switch (expression)
                  {
                              case constant1 :
                              block of instructions 1
                              break;
                              case constant2 :
                              block of instructions 2
                              break;
                              ………………
                              ………………
                              default :
                              default block of instructions
                  }

 Sekarang ketikkan program sederhana berikut ini :



Sehingga akan menghasilkan output :
Jika kita menginput angka 1, maka tampilan output akan menjadi :



Jika kita menginput angka 2, maka tampilan output akan menjadi :


Jika kita menginput angka 3, maka tampilan output akan menjadi :

Jika kita menginput angka 4, maka tampilan output akan menjadi :



Penjelasan :
vi latihan.c
vi digunakan untuk membuat program yang diikuti dengan nama file program dibelakangnya.
gcc latihan.c –o latihan1
digunakan untuk mengkompilasi program. Jika program yang kita buat salah maka nanti akan muncul pesan kesalahan pada layar.
./ latihan1
Digunakan untuk menjalankan program yang kita buat jika sudah tidak ada kesalahan.
#include<stdio.h>
Kalimat yang diawali dengan tanda (#) adalah preprocessor directive. Bukan merupakan baris kode yang dieksekusi, tetapi indikasi untuk compiler. Dalam program ini kalimat #include memberitahukan preprocessor compiler untuk menyertakan header file standard stdio.h. File spesifik ini juga termasuk library deklarasi standard I/O pada C dan file ini disertakan karena fungsi-fungsinya akan digunakan nanti dalam program.
main()
Baris ini mencocokan pada awal dari deklarasi fungsi main. Fungsi main merupakan titik awal dimana seluruh program C akan memulai dieksekusi. diletakkan diawal, ditengah atau diakhir program, isi dan fungsi main akan selalu dieksekusi pertama kali. Pada dasarnya, seluruh program C memiliki fungsi main.
Main diikuti oleh sepasang tanda kurung () karena merupakan fungsi. Pada C, semua fungsi diikuti oleh sepasang tanda kurung () dimana, dapat berisi argument didalamnya. Isi dari fungsi main selanjutnya akan mengikuti, berupa deklarasi formal dan dituliskan diantara kurung kurawal ({}).
int pilih, npm, p, l, a, t, lpp;
Merupakan deklarasi tipe data yang akan digunakan. Jika akan menggunakan tipe data yang sama untuk beberapa identifier maka dapat dituliskan dengan menggunakan tanda koma (,).
Contoh : int pilih, npm, p, l, a, t, lpp;
float ls;
Digunakan untuk menampilkan nilai pecahan atau float.
char nama[20], kelas[8];
Digunakan untuk menampilkan sebuah karakter yang memiliki ukuran memori 8 bit.
switch …. case …. default ….
switch…case… digunakan untuk penyeleksian kondisi dengan kemungkinan yang terjadi cukup banyak. Setelah pernyataan yang di deklarasikan pada case harus ditutup dengan break, setelah semua kemungkinan dideklarasikan maka kita harus mencantumkan default yang digunakan untuk menampilkan kondisi yang tidak sesuai dengan pilihan case.
printf(“\n ----Menu---- \n”);
printf pada program merupakan standard output stream dalam bahas C (biasanya monitor). printf diikuti oleh tanda kurung () serta tanda semicolon (;). Karakter ini menandakan akhir dari instruksi dan harus disertakan pada setiap akhir instruksi. Kalimat atau kata yang ingin dicetak harus diapit oleh tanda “ ”.
\n digunakan untuk ganti garis baru (new line).
scanf(“%d”, &pilih);
Perintah scanf digunakan untuk menginput data. %d digunakan untuk menampilkan nilai decimal integer dan memasukkannya kedalam variabel pilih.
scanf(“%s”, &nama);
Perintah scanf digunakan untuk menginput data. %s digunakan untuk menampilkan nilai string dan memasukkannya kedalam variabel nama.
printf(“Luas Segitiga %f”, ls);
Perintah printf digunakan untuk menampilkan data. %f digunakan untuk menampilkan nilai pecahan atau float dari ls.

Bahasa C menggunakan VMWare #2


Melanjutkan postingan pertama tentang Bahasa C menggunakan VMWare #1 sekarang kita akan mencoba membuat program menghitung luas segitiga menggunakan VMWare. Ketikkan program sederhana berikut ini :



Sehingga akan menghasilkan output :



Penjelasan :
vi latihan.c
vi digunakan untuk membuat program yang diikuti dengan nama file program dibelakangnya.
gcc latihan.c –o latihan1
digunakan untuk mengkompilasi program. Jika program yang kita buat salah maka nanti akan muncul pesan kesalahan pada layar.
./ latihan1
Digunakan untuk menjalankan program yang kita buat jika sudah tidak ada kesalahan.
#include<stdio.h>
Kalimat yang diawali dengan tanda (#) adalah preprocessor directive. Bukan merupakan baris kode yang dieksekusi, tetapi indikasi untuk compiler. Dalam program ini kalimat #include memberitahukan preprocessor compiler untuk menyertakan header file standard stdio.h. File spesifik ini juga termasuk library deklarasi standard I/O pada C dan file ini disertakan karena fungsi-fungsinya akan digunakan nanti dalam program.
main()
Baris ini mencocokan pada awal dari deklarasi fungsi main. Fungsi main merupakan titik awal dimana seluruh program C akan memulai dieksekusi. diletakkan diawal, ditengah atau diakhir program, isi dan fungsi main akan selalu dieksekusi pertama kali. Pada dasarnya, seluruh program C memiliki fungsi main.
Main diikuti oleh sepasang tanda kurung () karena merupakan fungsi. Pada C, semua fungsi diikuti oleh sepasang tanda kurung () dimana, dapat berisi argument didalamnya. Isi dari fungsi main selanjutnya akan mengikuti, berupa deklarasi formal dan dituliskan diantara kurung kurawal ({}).
int a, t, luas;
Merupakan deklarasi tipe data yang akan digunakan. Jika akan menggunakan tipe data yang sama untuk beberapa identifier maka dapat dituliskan dengan menggunakan tanda koma (,) contohnya : int a, t, luas;
printf(“Alas Segitiga : ”);
printf pada program merupakan standard output stream dalam bahas C (biasanya monitor). printf diikuti oleh tanda kurung () serta tanda semicolon (;). Karakter ini menandakan akhir dari instruksi dan harus disertakan pada setiap akhir instruksi. Kalimat atau kata yang ingin dicetak harus diapit oleh tanda “ ”.
scanf(“%d”,&a);
Perintah ini digunakan untuk membaca inputan data berupa nilai decimal dan memasukkannya kedalam variabel a.