Tampilkan postingan dengan label Tulisan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tulisan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Juni 2015

Belajar Softskill di Berbagai Bidang Lebih Menyenangkan

Belajar Softskill di Berbagai Bidang Lebih Menyenangkan

Softskill dan hardskill adalah sebuah kemampuan yang sangat penting bagi seseorang. Dengan memiliki softskill dan hardskill yang berjalan beriringan kita dapat menjadi manusia yang berkualitas. Hardskill adalah bakat atau kemampuan yang dapat dilihat sedangkan softkill bisa dibilang pengendalian diri terhadap suatu kepentingan yang sulit untuk dilihat namun dapat dirasakan.
Sebagai mahasiswa tingkat akhir yang entah akan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi atau keluar dari zona nyaman sebagai mahasiswa dan mulai menjadi seorang pegawai atau pengusaha atau mungkin menjalankan keduanya. Intinya apapun pilihan yang akan diambil semua membutuhkan hardskill dan softskill.
Pendidikan formal selama ini kebanyakan lebih mengajarkan untuk hardskill sedangkan untuk softskill bisa dibilang kurang diajarkan. Namun, pada Universitas Gunadarma softskill diajarkan dari semester satu sampai semester delapan yang bertujuan agar semua lulusan Univeritas Gunadarma dapat lulus dengan memiliki hardskill dan softskill.
Softskill merupakan matakuliah tersendiri yang memiliki bobot 1 – 2 sks per semester. Berikut ini adalah nama matakuliah softskill yang wajib diambil oleh para mahasiswa Universitas Gunadarma :
1.      Ilmu Sosial Dasar (ISD) yang diberikan pada semester 1.
2.      Ilmu Budaya Dasar (IBD) yang diberikan pada semester 2.
3.      Teori Organisasi Umum yang diberikan pada semester 3.
4.      Teori Organisasi Umum 2 yang diberikan pada semester 4.
5.      Bahasa Indonesia 1 yang diberikan pada semester 5.
6.      Bahasa Indonesia 2 yang diberikan pada semester 6.
7.      Pengantar Telematika yang diberikan pada semester 7.
8.      Etika & Profesionalisme TSI yang diberikan pada semester 8.
Dari kedelapan matakuliah softskill yang diberikan saya lebih tertarik dengan matakuliah Ilmu Sosial Dasar (ISD) dan Ilmu Budaya Dasar (IBD). Alasan saya menyukai dua matakuliah softskill tersebut karena saya suka berkomunikasi dan menjalin interaksi dengan banyak orang.
Dari SD sampai saat ini, bisa dibilang saya masih terus mencari bidang apa yang sebenarnya sama minati yang nantinya akan saya pilih untuk terus menjalaninya sebagai pekerjaan. Ketika SD saya mengikuti ekstrakulikuler Pramuka karena di pramuka saya diajarkan untuk mandiri. Saat SMP saya mengikuti ekstrakulikuler Palang Merah Remaja (PMR) karena di PMR saya diajarkan untuk membantu sesama manusia selain itu juga diajarkan bagaimana menghargai kesehatan dan diimbangi dengan ekstrakulikuler olahraga basket. Setelah lulus dari bangku SMP beralih ke masa putih abu-abu alias SMA. Bisa dibilang masa SMA adalah masa paling yang berkesan dan berprestasi bagi saya. Saya bisa mengatakan hal tersebut karena saat masa SMA saya mengikuti dua ekstrakulikuler yaitu Jurnalistik dan Tari Papua. Hasil dari ekstrakulikuler Jurnalistik saya bisa mempelajari dan membuat majalah dinding setiap dua minggu sekali dan majalah sekolah. Sedangkan dari ekstrakulikuler Tari Papua saya bisa mempelajari salah satu budaya yang ada di Indonesia dan mendapatkan beberapa juara serta masuk masuk tv.
Saat dibangku kuliah saya mengikuti Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (BEM FIKTI) pada divisi Sosial dan Budaya. Hal yang saya pelajari adalah organisasi, mengadakan, menjalankan, dan mengatur sebuah acara yang sudah direncanakan selama satu periode. Setelah keluar dari BEM FIKTI saya melanjutkan pencarian minat saya ke bidang mengajar. Saya bergabung dengan Laboratorium Sistem Informasi sampai sekarang. Di Laboratorium Sistem Informasi saya belajar bagaimana caranya berbagi ilmu, bertanggung jawab dengan kelas yang sudah diamanatkan untuk saya yang bertanggung jawab sebagai ketua praktikum.
Saat penulisan ilmiah saya bekerjasama dengan owners dari butik Threeangle @gabbigasta untuk membuat website e-commerce dan sekarang untuk menyelesaikan skripsi saya mengikuti magang di AJB Bumiputera 1912 sebagai tim development pada Departemen Teknologi Informasi untuk membuat website e-learning.

Dari sekian banyak pengalaman yang saya rasakan dan jalani jujur semua menyenangkan dan memiliki tantangan tersendiri. Jika harus memilih bidang apa yang akan saya terus jalanin jujur saya masih belum tahu karena dari dulu saya lebih senang jalanin yang ada. Jika saya belum pernah menjalani hal tersebut maka saya lebih memilih mempelajarinya sambil menjalani. Karena saya pikir hidup itu harus terus belajar dan jangan sampai hidup dihanya ada di dalam kotak atau hidup di zona nyaman.

Jumat, 23 Januari 2015

Pentingnya Manajemen Kontrol Keamanan Pada Sistem

Pentingnya Manajemen Kontrol Keamanan pada Sistem
Informasi adalah salah suatu asset penting dan sangat berharga bagi kelangsungan hidup  bisnis dan disajikan dalam berbagai format berupa : catatan, lisan, elektronik, pos, dan audio visual. Oleh karena itu, manajemen informasi penting bagi  meningkatkan kesuksusesan yang kompetitif dalam  semua sektor ekonomi.
Tujuan manajemen informasi adalah untuk melindungi kerahasiaan, integritas dan ketersediaan informasi. Dengan tumbuhnya berbagai  penipuan, spionase, virus, dan hackers sudah mengancam informasi bisnis  manajemen oleh karena meningkatnya keterbukaan informasi dan lebih sedikit kendali/control yang dilakukan melalui teknologi informasi modern. Sebagai konsekuensinya , meningkatkan harapan dari para manajer bisnis, mitra usaha, auditor,dan stakeholders lainnya menuntut adanya manajemen informasi yang efektif untuk memastikan informasi yang menjamin kesinambungan bisnis dan meminimise kerusakan bisnis dengan pencegahan dan memimise dampak peristiwa keamanan.
Mengapa harus mengamankan informasi?
Keamanan Informasi adalah suatu upaya untuk mengamankan aset informasi yang dimiliki. Kebanyakan orang mungkin akan bertanya, mengapa “keamanan informasi” dan bukan “keamanan teknologi informasi” atau IT Security. Kedua istilah ini sebenarnya sangat terkait, namun mengacu pada dua hal yang sama sekali berbeda. “Keamanan Teknologi Informasi” atau IT Security mengacu pada usaha-usaha mengamankan infrastruktur teknologi informasi dari  gangguan-gangguan berupa akses terlarang serta utilisasi jaringan yang tidak diizinkan
Berbeda dengan “keamanan informasi” yang fokusnya justru pada data dan informasi milik perusahaan  Pada konsep ini, usaha-usaha yang dilakukan adalah merencanakan, mengembangkan serta mengawasi semua kegiatan yang terkait dengan bagaimana data dan informasi bisnis dapat digunakan serta diutilisasi sesuai dengan fungsinya serta tidak disalahgunakan atau bahkan dibocorkan ke pihak-pihak yang tidak berkepentingan.
Keamanan informasi terdiri dari perlindungan terhadap aspek-aspek berikut:
1.      Confidentiality (kerahasiaan) aspek yang menjamin kerahasiaan data atau informasi, memastikan bahwa informasi hanya dapat diakses oleh orang yang berwenang dan menjamin kerahasiaan data yang dikirim, diterima dan disimpan.
2.      Integrity (integritas) aspek yang menjamin bahwa data tidak dirubah tanpa ada ijin fihak yang berwenang (authorized), menjaga keakuratan dan keutuhan informasi serta metode prosesnya untuk menjamin aspek integrity ini.
3.      Availability (ketersediaan) aspek yang menjamin bahwa data akan tersedia saat dibutuhkan, memastikan user yang berhak dapat menggunakan informasi dan perangkat terkait (aset yang berhubungan bilamana diperlukan).
Keamanan informasi diperoleh dengan mengimplementasi seperangkat alat kontrol yang layak, yang dapat berupa kebijakan-kebijakan, praktek-praktek, prosedur-prosedur, struktur-struktur organisasi dan piranti lunak.
Informasi yang merupakan aset harus dilindungi keamanannya. Keamanan, secara umum diartikan sebagai “quality or state of being secure-to be free from danger” [1]. Untuk menjadi aman adalah dengan cara dilindungi dari musuh dan bahaya. Keamanan bisa dicapai dengan beberapa strategi yang biasa dilakukan secara simultan atau digunakan dalam kombinasi satu dengan yang lainnya. Strategi keamanan informasi memiliki fokus dan dibangun pada masing-masing ke-khusus-annya. Contoh dari tinjauan keamanan informasi adalah:
·         Physical Security yang memfokuskan strategi untuk mengamankan pekerja atau anggota organisasi, aset fisik, dan tempat kerja dari berbagai ancaman meliputi bahaya kebakaran, akses tanpa otorisasi, dan bencana alam.
·         Personal Security yang overlap dengan ‘phisycal security’ dalam melindungi orang-orang dalam organisasi.
·         Operation Security yang memfokuskan strategi untuk mengamankan kemampuan organisasi atau perusahaan untuk bekerja tanpa gangguan.
·         Communications Security yang bertujuan mengamankan media komunikasi, teknologi komunikasi dan isinya, serta kemampuan untuk memanfaatkan alat ini untuk mencapai tujuan organisasi.
·         Network Security yang memfokuskan pada pengamanan peralatan jaringan data organisasi, jaringannya dan isinya, serta kemampuan untuk menggunakan jaringan tersebut dalam memenuhi fungsi komunikasi data organisasi.
Bagaimana mengamankannya?
Manajemen keamanan informasi memiliki tanggung jawab untuk program khusus, maka ada karakteristik khusus yang harus dimilikinya, yang dalam manajemen keamanan informasi dikenal sebagai 6P yaitu:
Planning
Planning dalam manajemen keamanan informasi meliputi proses perancangan, pembuatan, dan implementasi strategi untuk mencapai tujuan. Ada tiga tahapannya yaitu:
1)      strategic planning yang dilakukan oleh tingkatan tertinggi dalam organisasi untuk periode yang lama, biasanya lima tahunan atau lebih,
2)      tactical planning memfokuskan diri pada pembuatan perencanaan dan mengintegrasi sumberdaya organisasi pada tingkat yang lebih rendah dalam periode yang lebih singkat, misalnya satu atau dua tahunan,
3)      operational planning memfokuskan diri pada kinerja harian organisasi. Sebagi tambahannya, planning dalam manajemen keamanan informasi adalah aktifitas yang dibutuhkan untuk mendukung perancangan, pembuatan, dan implementasi strategi keamanan informasi supaya diterapkan dalam lingkungan teknologi informasi. Ada beberapa tipe planning dalam manajemen keamanan informasi, meliputi :
v  Incident Response Planning (IRP)
IRP terdiri dari satu set proses dan prosedur detil yang mengantisipasi, mendeteksi, dan mengurangi akibat dari insiden yang tidak diinginkan yang membahayakan sumberdaya informasi dan aset organisasi, ketika insiden ini terdeteksi benar-benar terjadi dan mempengaruhi atau merusak aset informasi. Insiden merupakan ancaman yang telah terjadi dan menyerang aset informasi, dan mengancam confidentialityintegrity atau availbilitysumberdaya informasi. Insident Response Planning meliputi incident detectionincident response, dan incident recovery.
v  Disaster Recovery Planning (DRP)
Disaster Recovery Planning merupakan persiapan jika terjadi bencana, dan melakukan pemulihan dari bencana. Pada beberapa kasus, insiden yang dideteksi dalam IRP dapat dikategorikan sebagai bencana jika skalanya sangat besar dan IRP tidak dapat lagi menanganinya secara efektif dan efisien untuk melakukan pemulihan dari insiden itu. Insiden dapat kemudian dikategorikan sebagai bencana jika organisasi tidak mampu mengendalikan akibat dari insiden yang terjadi, dan tingkat kerusakan yang ditimbulkan sangat besar sehingga memerlukan waktu yang lama untuk melakukan pemulihan.
v  Business Continuity Planning (BCP)
Business Continuity Planning menjamin bahwa fungsi kritis organisasi tetap bisa berjalan jika terjadi bencana. Identifikasi fungsi kritis organisasi dan sumberdaya pendukungnya merupakan tugas utama business continuity planning. Jika terjadi bencana, BCP bertugas menjamin kelangsungan fungsi kritis di tempat alternatif. Faktor penting yang diperhitungkan dalam BCP adalah biaya.
Policy
Dalam keamanan informasi, ada tiga kategori umum dari kebijakan yaitu:
·         Enterprise Information Security Policy (EISP) menentukan kebijakan departemen keamanan informasi dan menciptakan kondisi keamanan informasi di setiap bagian organisasi.
·         Issue Spesific Security Policy (ISSP) adalah sebuah peraturan yang menjelaskan perilaku yang dapat diterima dan tidak dapat diterima dari segi keamanan informasi pada setiap teknologi yang digunakan, misalnya e-mail atau penggunaan internet.
·         System Spesific Policy (SSP) pengendali konfigurasi penggunaan perangkat atau teknologi secara teknis atau manajerial.
Programs
Adalah operasi-operasi dalam keamanan informasi yang secara khusus diatur dalam beberapa bagian. Salah satu contohnya adalah program security education training and awareness. Program ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada pekerja mengenai keamanan informasi dan meningkatkan pemahaman keamanan informasi pekerja sehingga dicapai peningkatan keamanan informasi organisasi.
Protection
Fungsi proteksi dilaksanakan melalui serangkaian aktifitas manajemen resiko, meliputi perkiraan resiko (risk assessment) dan pengendali, termasuk mekanisme proteksi, teknologi proteksi dan perangkat proteksi baik perangkat keras maupun perangkat keras. Setiap mekanisme merupakan aplikasi dari aspek-aspek dalam rencana keamanan informasi.
People
Manusia adalah penghubung utama dalam program keamanan informasi. Penting sekali mengenali aturan krusial yang dilakukan oleh pekerja dalam program keamanan informasi. Aspek ini meliputi personil keamanan dan keamanan personil dalam organisasi.
Sandar apa yang digunakan?
ISO/IEC 27001 adalah standar information security yang diterbitkan pada October 2005 oleh International Organization for Standarization dan International Electrotechnical Commission. Standar ini menggantikan BS-77992:2002.
ISO/IEC 27001: 2005 mencakup semua jenis organisasi (seperti perusahaan swasta, lembaga pemerintahan, dan lembaga nirlaba). ISO/IEC 27001: 2005 menjelaskan syarat-syarat untuk membuat, menerapkan, melaksanakan, memonitor, menganalisa dan memelihara seta mendokumentasikan Information Security Management System dalam konteks resiko bisnis organisasi keseluruhan
ISO/IEC 27001  mendefenisikan keperluan-keperluan untuk sistem manajemen keamanan informasi (ISMS). ISMS yang baik akan membantu memberikan perlindungan terhadap gangguan pada aktivitas-aktivitas bisnis dan melindungi proses bisnis yang penting agar terhindar dari resiko kerugian/bencana dan kegagalan serius pada pengamanan sistem informasi, implementasi ISMS ini akan memberikan jaminan pemulihan operasi bisnis akibat kerugian yang ditimbulkan dalam masa waktu yang tidak lama.

Sumber :

https://jigokushoujoblog.wordpress.com/2010/11/20/pentingnya-manajemen-kontrol-keamanan-pada-sistem/

Cara Membuat WBS Dengan Contoh Tulisan Ilmiah

RINCIAN STRUKTUR KERJA (WORK BREAK STRUCTURES / WBS)

Pengertian WBS
Work Breakdown Structure (WBS) merupakan suatu metode pengorganisaian proyek menjadi struktur pelaporan hierarakis dan memecahkan tiap proses pekerjaan menjadi lebih detail. WBS disusun bedasarkan dasar pembelajaran seluruh dokumen proyek yang meliputi kontrak, gambar-gambar, dan spesifikasi. Proyek kemudian diuraikan menjadi bagian-bagian dengan mengikuti pola struktur dan hirarki tertentu menjadi item-item pekerjaan yang cukup terperinci, yang disebut sebagai Work Breakdown Structure.

Manfaat WBS
1.      Mengurangi kompleksitas
2.      Fasilitas penjadwalan dan pengendalian
3.      Estimasi biaya
4.      Penyusunan anggaran
5.      Perencanaan manajemen risiko
6.      Identifikasi aktivitas
Kunci berbagai rencana adalah memecah kegiatan yang diperlukan ke dalam sebuah bagian yang lebih kecil lagi. Rincian struktur kerja (WBS) diawali dengan menyusun komponen-komponen utama proyek. Hal ini merupakan Level 1 dari WBS (Level 0 adalah judul proyek).
Untuk proyek software, metode terbaik untuk pemecahan proyek menjadi bagian-bagian utama adalah diawali dengan 7 fase pengembangan software.

            Sistem Penomoran Dalam WBS :
-          Untuk Level 0 atau judul proyek adalah 0.0.
-          Pada Level 1 masing-masing item diberi nomor N.0.
Contoh : 1.0, 2.0, dst.
-          Kemudian masing-masing item pada Level 2 dibawah item N.0 pada Level 1 diberi nomor N.1, N.2, dst.
Contoh : di bawah Level 1 item Analysis yang bernomor 2.0, kita mempunyai item 2.1, 2.2, dst.
-          Sedangkan untuk Level 3, kita tambahkan titik dan digit dari nomor di Level 2.
Contoh : dibawah 2.1 kita harus menuliskan 2.1.1, 2.1.2, dst.

            Contoh WBS Dalam Tulisan Ilmiah Saya :
Judul tulisan ilmiah saya adalah PEMBUATAN WEBSITE PEMASARAN PRODUK THREEANGLE @GABBIGASTA. Dalam tulisan ilmiah ini, terdapat dua sisi pengguna yaitu pengguna dan penggelola. Berikut adalah WBS untuk pengguna :





Gambar WBS Pengguna

            Sedangkan untuk WBS Pengelola dapat dilihat seperti gambar dibawah ini.





Gambar WBS Pengelola

Sabtu, 27 Desember 2014

Open Services Gateway Initiative (OSGi)

Open Service Gateway Initiative (OSGi) adalah sebuah sistem dan aplikasi interoperability berbasis komponen platform yang terintegrasi. OSGi merupakan system modul dinamik untuk Java. Teknologi OSGi adalah Universal Middleware. Teknologi OSGi menyediakan sebuah service-oriented, lingkungan yang berbasis komponen untuk pengembang dan menawarkan jalan standard untuk mengatur siklus hidup software. Kemampuan ini dapat menambah nilai jangkauan dari computer dan peralatan yang menggunakan platform Java dengan sangat hebat. Teknologi OSGi mengadopsi keuntungan dari menambah time-to-market dan mengurangi biaya pengembangan karena teknologi OSGi menyediakan subsistem komponen yang terintegrasi dari pre-build dan pre-tested. Teknologi ini juga mengurangi biaya perawatan dan memberikan kesempatan aftermarket yang baru dan unik karena jaringan dapat digunakan untuk update secara dinamik dan mengirimkan service dan aplikasi di lapangan.

SEKILAS TENTANG OSGi Alliance
The OSGi Alliance, sebelumnya dikenal sebagai inisiatif Terbuka Services Gateway, sekarang nama kuno, adalah sebuah organisasi standar terbuka yang didirikan Maret 1999 yang awalnya ditetapkan dan terus mempertahankan standar OSGi.
The OSGi Alliance telah ditentukan banyak layanan. Layanan ditentukan oleh antarmuka Java. Bundel dapat mengimplementasikan antarmuka ini dan mendaftarkan layanan dengan Layanan Registry. Klien layanan dapat menemukannya di registri, atau bereaksi ketika muncul atau menghilang.
The OSGi Alliance didirikan oleh Ericsson, IBM, Motorola, Sun Microsystems dan lain-lain pada Maret 1999. Sebelum memasukkan sebagai lembaga nirlaba itu disebut Connected Alliance.
Di antara anggotanya adalah (seperti dari Maret 2013) lebih dari 35 perusahaan dari bidang bisnis yang sangat berbeda, misalnya Adobe Systems, Deutsche Telekom, Hitachi, IBM, Makewave (sebelumnya Gatespace Telematika), NEC, NTT, Oracle, Orange SA, ProSyst, Salesforce.com, Siemens, Software AG dan TIBCO Software.

OSGi SPESIFIKASI
Spesifikasi OSGi yang sekarang digunakan dalam aplikasi mulai dari ponsel ke open source Eclipse IDE. Wilayah aplikasi lain meliputi mobil, otomasi industri, otomatisasi bangunan, PDA, komputasi grid, hiburan (misalnya iPronto), armada manajemen dan aplikasi server. Adapun spesifikasi yang lain dimana OSGI akan dirancang untuk melengkapi standar perumahan yang ada, seperti orang-orang LonWorks (lihat kontrol jaringan), CAL, CEBus, HAVi, dan lain-lain. Inti bagian dari spesifikasi adalah suatu kerangka kerja yang mendefinisikan aplikasi model manajemen siklus hidup, sebuah layanan registrasi, sebuah lingkungan eksekusi dan modul. Berdasarkan kerangka ini, sejumlah besar OSGI layers, API, dan Jasa telah ditetapkan. Spesifikasi OSGi yang dikembangkan oleh para anggota dalam proses terbuka dan tersedia untuk umum secara gratis di bawah Lisensi Spesifikasi OSGI. OSGi Alliance yang memiliki program kepatuhan yang hanya terbuka untuk anggota. Pada Oktober 2009, daftar bersertifikat OSGi implementasi berisi lima entri.

OSGi ARSITEKTUR
OSGi Arsitektur adalah sebuah set spesifikasi yang mendefinisikan sebuah komponen system dinamik untuk Java. Spesifikasi ini memungkinkan sebuah model pengembangan dimana aplikasi (secara dinamik) terdiri dari berbagai komponen yang berbeda. Spesifikasi OSGi memungkinkan komponen-komponennya untuk menyembunyikan implementasinya dari komponen lainnya ketika berkomunikasi melalui services dimana biasanya ketika hal ini berlangsung implementasi antar komponen dapat terlihat jelas. Model yang simple ini telah jauh mencapai efek dari segala aspek dari proses pengembangan software.

Model lapisan dari OSGi adalah sebagai berikut :
1. Bundel: Bundel normal jar komponen dengan nyata tambahan header.
2. Layanan: Lapisan layanan menghubungkan bundel dalam cara yang dinamis dengan menawarkan model menerbitkan-menemukan-bind untuk polos Interfaces Java tua (POJI) atau Plain Old Java Objects POJO
3. Layanan Registry: The API untuk jasa manajemen (ServiceRegistration , ServiceTracker dan ServiceReference).
4. Life-Cycle: The API ntuk manajemen siklus hidup untuk (instal, start, stop, update, dan uninstall) bundel.
5. Modul: Lapisan ang mendefinisikan enkapsulasi dan deklarasi dependensi (bagaimana sebuah bungkusan dapat mengimpor dan mengekspor kode).
6. Keamanan: Lapisan yang menangani aspek keamanan dengan membatasi fungsionalitas bundel untuk pra-didefinisikan kemampuan.

KEUNTUNGAN DARI TEKNOLOGI OSGI
1. Mengurangi kompleksitas : mengembangkan dengan OSGi berarti menembangkan bundles : salah satu komponen OSGi. Bundles adalah modul. Bundles menyembunyikan aspek internalnya dari bundles lainnya. Hal ini berarti ada banyak kebebasan untuk menggantinya di kemudian hari.
2. Dapat digunakan kembali : model komponen OSGi sangat mudah digunakan dan dapat digunakan dengan aplikasi pihak ketiga.
3. RealWorld : OSGi framework dinamik. Hal ini berarti OSGi dapat diupdate secara online.
4. Mudah Penyebarannya : teknologi OSGi bukanlah sebuah teknologi standard. OSGi dapat dimanage sedemikian rupa serta dapat diatur cara penginstalannya.
5. Update yang dinamik : OSGi komponen bisa diupdate secara dinamik.
6. Adaptif: model komponen OSGi didesain sedemikian rupa hingga diperbolehkan untuk mengkombinasi dan mencocokan antar komponen.
7. Transparan dan Banyak versinya
8. Simple : OSGi API sangat simple. API OSGi hanya terdiri dari satu paket dan berjumlah kurang dari 30 kelas.
9. Ukurannya kecil  danKinerjanya cepat
10. Malas : Malas dalam software itu berarti bagus. Teknologi OSGi mempunyai banyak mekanisme hanya ketika dibutuhkan saja.
11. Aman, Sederhana dan Tidak Mengganggu Kinerja Aplikasi Lainnya

Sumber:
Saleh, Ibrahim. (2004).Open Service Gateway Initiative,Jakarta, Gramedia.
http://www.wikipedia.org

Kamis, 06 November 2014

Cloud Computing


            Cloud computing atau komputasi awan merupakan definisi untuk teknologi komputasi grid (grid computing) yang digunakan pada pertengahan hingga akhir 1990-an. Jargon komputasi awan mulai muncul pada akhir tahun 2007, digunakan untuk memindahkan layanan yang digunakan sehari-hari ke Internet, bukan disimpan di komputer lokal lagi.
Cloud computing atau komputasi awan merupakan tren baru di bidang komputasi terdistribusi dimana berbagai pihak dapat mengembangkan aplikasi dan layanan berbasis SOA (Service Oriented Architecture) di jaringan internet.
Berbagai kalangan dapat menarik manfaat dari layanan komputasi awan ini baik sebagai solusi teknologi maupun mendapatkan manfaat ekonomis darinya.
Email yang tersedia dalam bentuk web mail merupakan contoh yang sangat kecil dari teknologi cloud computing. Dengan menggunakan layanan email seperti Gmail dan Yahoo Mail, orang tidak perlu lagi menggunakan Outlook atau aplikasi desktop lainnya untuk email mereka. Membaca email dengan browser memungkinkan dilakukan di mana saja sepanjang ada koneksi internet.
Pada tahun 2007, layanan lain termasuk pengolahan kata, spreadsheet, dan presentasi telah dipindahkan ke dalam komputasi awan. Google menyediakan pengolah kata, spreadsheet dan aplikasi presentasi di lingkungan komputasi yang awan dan terintegrasi dengan Gmail dan Google Calendar, menyediakan lingkungan kantor di web (atau di awan). Microsoft dan perusahaan lain juga bereksperimen dengan mengalihkan program-program ke awan untuk membuatnya lebih terjangkau dan lebih mudah diakses oleh pengguna komputer dan Internet. Perangkat lunak sebagai layanan (istilah Microsoft untuk komputasi awan) adalah barang yang sangat baru bagi kebanyakan orang di Microsoft.
Cloud computing saat ini sangat populer, selain dari pemain besar software seperti Microsoft dan Google, perusahaan lain bermunculan hanya untuk menyediakan layanan berbasis awan sebagai pengganti atau penyempurnaan aplikasi pada PC hari ini. Beberapa dari perusahaan tersebut adalah Zoho.com, sebuah office suite online, Evernote.com, merupakan sebuah situs yang ditujukan untuk catatan online , dan RememberTheMilk.com, manajemen tugas online.
Teknologi komputasi dan teknik pemrograman baru atau teknik pengembangan berubah dengan cepat, tujuan dalam komputasi awan nampaknya akan membuat teknologi menjadi sangat mudah dimata user dan menjadikannya sesederhana mungkin. Pengembangan berbasis internet sangat pesat saat ini dengan boomingnya blogging dan microblogging serta layanan jejaring sosial yang bertujuan untuk menemukan cara baru membantu individu dan bisnis untuk dapat berkomunikasi satu sama lain di arena komputasi awan


Sumber :





Software Kitkat Android

Android merupakan sistem operasi yang dikembangkan oleh Google telah beberapa waktu kemarin telah meluncurkan Android v 4.4 yang diberi nama KitKat, kami telah menelisik beberapa kelebihan dan kekurangan yang terdapat pada sistem operasi Android KitKat.
Berbagai fitur yang di sediakan oleh OS Android KitKat ini salah satunya adalah perbaikan sistem penyimpanan sementara pada pengunaan memori, yang mana kinerja prosesor telah di minimalisir terhadap penyimpanan registry data sementara pada RAM dan secara langsung akan di tampung oleh kapasitas memori internal yang tersedia, sehingga loading prosesor akan terasa lebih ringan. Simak secara detail dan lebih jelas tentang kelebihan dan kekurangan Android KitKat

Kelebihan Android KitKat 4.4 diantaranya sebagai berikut;
1.      Warna layar transparan menyelimuti tombol virtual sentuh pada layar, sehingga tampilan warna yang terlihat sama dengan warna dari Wallpaper yang digunakan.
2.      Aplikasi Google Now muncul sebagai salah satu bagian dari panel Homescreen, sehingga lebih mudah di gunakan.
3.      Dalam fitur yang di suguhkan Google telah mengubah latar App drawer KitKat dari varsi sebelumnya yang berwarna hitam menjadi transparan.
4.      Untuk ukuran ikon menu pada Android KitKat ini sudah sengaja di buat lebih besar, sehingga  sangat nyaman untuk di operasikan oleh para pengguna.
5.      Pada bagian widget Google telah memberikan tampilan halaman menu supaya terlihat sederhana dengan menyingkirkan tab Apps melalui mode luring
6.      OS Android KitKat terbaru ini memiliki inovasi system penghemat bateray, dengan built-in power saving mode yang tentunya bertujuan menghemat baterai dari system pemakaian bawaan Android.
7.      Android 4.4 kitkat memiliki kemampuan untuk meningkatkan memori di dalam smartphone yang bisa meningkatkan responsive dari layar touchscreen perangkat anda
8.      Hal paling menarik mengenahi keunggulan Android KitKat yang patut kita banggakan adalah support processor sebagai pendukung perangkat telah menggunakan tri core, sehingga memiliki kecepatan tinggi pada kapasitas pemakaian.

Kekurangan Android 4.4 KitKat sebagai berikut:
1.      4.4 KitKat merupakan versi perangkat lunak terbaru dari google, mungkin termasuk produk perkenalan bagi mayoritas para pengguna Android, untuk itu masih perlu pembelajaran dalam pengoprasiannya.
2.      Dengan luring tampilan pada layar yang sering kali menggeser menu fitur menjadi tidak terlihat atau transparan ini terkadang membuat pengguna agak canggung untuk menyentuh layar, karena hanya wallpaper saja yang terlihat.
3.      Untuk penggunaan OS ini harus benar-benar memperhatikan support processor yang minimal berkapasitas tri core, apa bila memaksakan untuk memasang pada processor di bawahnya nanti akan membuat kinerjanya tidak sempurna.

Dari beberapa informasi yang kami tulis diatas, mungkin masih sebagian kecil kelemahan dan kelebihan dari Android 4.4 KitKat, semoga bisa menjadi referensi para penggunaa smartphone

Sumber            :


Iphone Apple 6 di Indonesia

Apple Iphone 6 yaitu smartphone terkini dari Apple yang diumumkan dengan segudang keunggulan disbanding dengan versi iphone sebelumnya apalagi jika dibandingkan dengan handphone dari produk lain, iphone 6 sangat memiliki perbedaan yang sangat menonjol. Smartphone ini diluncurkan dengan kualitas design yang baik yaitu layar sentuh yang sangat sensitive dan bahan paling penting memakai alumunium serta karbon. Karena ponsel ini bisa memberikan nuansa yang menawan, indah, user experience untuk para pemakainya.
Untuk masalah layar gadget ini mempercayakan pada layar yang memiliki dua versi yaitu ukuran 4,7 inchi dan 5,7 inchi. Dengan ukuran berbeda otomatis harga yang ditawarkan juga memiliki perbedaan disesuaikan dengan ukuran layar tetapi memiliki spesifikasi yang sama. Penggunaan pada layar yang dapat menggerakan navigasi yang baik dan mudah dibantu dengan sensitive touchscreen yang ditanamkan pada layar iphone ini.
Banyak fitur yang dibenamkan pada smartphone ini buat tingkatkan daya tarik pemakai yang berimbas pada penambahan finansial buat perusahaan itu. Salah satu teknologi terkini yang ditanamkan pada gadget ini yaitu browser augmented reality, dimana perannya amat utama saat pemakaian sedang mencari data atau info di internet. Dengan unsure tiga dimensi yang bisa dijadikan satu situasi yang real di dalam browser itu.
Hal yang lain yang berguna bagi pemakai, smartphone ini bisa menjadi yang paling baik lantaran bisa bertahan lama dengan penggunaan yang wajar dan bisa tahan terhadap air. Ada banyak kelebihan lain yang dimiliki ponsel ini, sesuai dengan yang ditawarkan relative mahal untuk kelompok kelas menengah ke bawah.
Dengan ukuran 6 mm smartphone ini tampak lebih tipis digabungkan dengan variasi warna putih yang dibalut dengan tubuh alumunium karbon yang tampak semakin menajubkan. Gadget ini diluncurkan dengan 2 variasi ukuran serta dibanderol dengan harga yang berbeda. Ukuran layar yang berbeda itu juga dibedakan dengan ukuran penyimpanan internal yang dibenamkan pada masing-masing yaitu 64 GB serta 128 GB.
Pada sisi kamera, gadget ini memanfaatkan kamera yang cukup maksimal yaitu 8 MP buat kamera belakang dengan feature yang baik terlebih dalam tingkatan kemampuan pada sinar rendah yang digabungkan dengan a7 soc. Ada teknologi baru yang ditanamkan pada feature kameranya yaitu light field yang sangat mungkin orang untuk konsentrasi kembali pada gambar yang telah di foto atau di ambil.
Teknologi ini bekerja dengan meraih segi sinar yang bisa seutuhnya kembali konsentrasi pada gambar yang buram atau blur. Ada banyak lagi feature yang belum terekspose ke umum, terlebih kamera sekunder atau kamera depan yang umum dipakai oleh pihak iphone tidak akan lebih dari 5 MP.
Kelihatannya buat masalah peyimpanan internal tidak akan jauh berbeda dengan iphone sebelumnya yang telah menggunakan penyimpanan internal yang begitu besar sampai 128 GB. Penyimpanan yang besar ini bisa memasukkan apa pun yang pemakai kehendaki terlebih video dengan kemampuan atau ukuran yang besar.
Kelebihan Apple Iphone 6, yaitu :
·         Gadget ini dilengkapi dengan jaringan 4G yang digunakan untuk akses internet cepat up to 42 mbps
·         Ukuran layar yang tidak terlalu besar mempermudah beberapa pemakai dalam membawanya
·         Memiliki proteksi yang baik seperti water resistant, sapphire crystal glass serta oleophobic coating
·         Memori internal yang dapat di upgrade up to 128 GB
·         Kamera utama 8 MP
·         System operasi ios 8 yang disebut sistem operasi versi terkini yang dipunyai apple inc
·         Memakai processor quadcore yakni 4 processor yang digunakan dengan cara bersamaan untuk mendukung semua kesibukan pemakai terlebih dalam hal multitasking
·         Mempunyai konektifitas seperti Bluetooth, GPS, USB, NFC yang memiliki kegunaan yang berbeda-beda serta dapat digunakan oleh pengguna dalam aktifitas sehari-hari.

Kekurangan Apple Iphone 6, yaitu :
·         Ukuran baterai yang masih memiliki kapasitas standard untuk suatu gadget seperti apple.
·         Tidak terlalu banyak memiliki variasi warna
·         Tidak ada radio untuk para pengguna yang senang mendengarkan acara di radio


Sumber :