Selasa, 09 Oktober 2012

Arti Pentingnya Organisasi dan Metode


BAB I
PENDAHULUAN

Dalam membangun suatu kerja sama dalam suatu tim atau kelompok dengan orang lain perlu dibangunnya suatu organisasi, organisasi dibentuk untuk mencapai atau mewujudkan suatu tujuan bersama yang dapat menguntungkan kedua belah pihak tidak hanya itu diharapkan juga dapat berguna bagi pembangunan dan perubahan bangsa menjadi lebih baik.
Organisasi ini harus dibentuk dan diatur secara baik, benar, dan penuh tanggung jawab karena didalam suatu organisasi dibutuhkan kerja sama dan kekompakkan yang sebelumnya sudah direncanakan (planning) secara matang oleh manajer atau oleh seorang pejabat yang bertanggung jawab atas terselenggaranya aktivitas-aktivitas manajemen agar tujuan dari unit yang yang dipimpinnya dapat tercapai dengan menggunakan bantuan dan kerja sama orang lain. Selain itu diperlukan juga tata kerja saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya, ketiganya memiliki kesamaan yaitu sama-sama ingin mencapai suatu tujuan.


BAB II
PEMBAHASAN
ARTI PENTINGNYA ORGANISASI DAN METODE

1.      PENGERTIAN ORGANISASI DAN METODE
Secara sederhana organisasi dapat diartikan sebagai :
Wadah             : sekelompok manusia untuk saling bekerja sama
Proses              : pengelompokan manusia dalam suatu kerja sama yang efisien
Sedangkan istilah metode tersebut berarti suatu tata kerja yang dapat mencapai tujuan secara efisien.

Pengertian organisasi dan metode secara lengkap adalah :
Rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan faktor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen terutama dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi atau birokrasi dalam rangka mencapai tujuan yang sah ditetapkan.
           
Dari pengertian tersebut terkandung beberapa maksud yaitu :
a.       Organisasi dan metode merupakan kunci atau syarat pelaksanaan kerja yang setepat-tepatnya.
b.      Organisasi dan metode penting bagi kegiatan manajemen
c.       Organisasi dan metode dapat memanfaatkan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.
d.      Organisasi dan metode berguna dalam meningkatkan efisiensi kerja untuk mencapai tujuan

Dari uraian tersebut terlihat jelas betapa eratnya hubungan antara manajemen, organisasi dan metode, bukan sepertinya dapat dikatakan bahwa organisasi dan metode merupakan salah satu bidang pengkhususan dari manajemen.
Jadi sifat dan maksud organisasi metode adalah pelayaran terhadap manajer dan administrasi yang berusaha memajukan pekerjaan mereka atau tata kerja yang dipergunakan dalam rangka pencapaian efisiensi yang maksimal pada organisasi.

2.      MANAJEMEN DAN ORGANISASI
Manajemen pada hakekatnya merupakan proses kegiatan seseorang pimpinan (manajer) yang harus dilakukan dengan mempergunakan cara-cara pemikiran yang rasional maupun praktis untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui kerja sama dengan orang lain sebagai sumber tenaga kerja tanpa mengabaikan sumber-sumber yang lain dan waktu yang tersedia dengan cara yang setepat-tepatnya.

Kegiatan manajemen :
a.       Perencanaan (planning)
-          Merupakan proses kegiatan pemikiran, dugaan dan penentuan prioritas-prioritas yang harus dilakukan secara rasional sebelum melaksanakan tindakan yang sebenarnya
-          Merupakan kegiatan non fisik (kejiwaan) sebelum melaksanakan kegiatan fisik
-          Sangat diperlukan dalam rangka mengarahkan tujuan dan sasaran organisasi serta tujuan suatu program pembangunan
b.      Pengorganisasian (organizing)
-          Merupakan proses penyusunan pembagian kerja ke dalam unit-unit kerja dan fungsi-fungsinya serta penempatan mengenai orang yang menduduki fungsi-fungsi tersebut secara tepat
-          Dilakukan demi perencanaan, pelaksanaan dan pembagian kerja yang tepat
-          Harus diperhatikan dalam penempatan orang (staffing) dilakukan secara objektif
c.       Pendorong (motivating)
-          Merupakan proses kegiatan yang harus dilakukan untuk membina dan mendorong semangat dan kerelaan kerja para pegawai
-          Mencakup segi-segi perangsang baik yang bersifat rohaniah seperti kenaikan pangkat, pendidik dan pengembangan karier, pemberian cuti dan sebagainya maupun yang bersifat jasmaniah seperti sistem upah yang menggairahkan, pemberian tunjangan, penyediaan fasilitas yang lengkap dan sebagainya
d.      Pengendalian (controlling)
-          Merupakan rangkaian kegiatan yang harus dilakukan untuk mengadakan pengawasan, penyempurnaan dan penilaian sehingga dapat mencapai tujuan seperti yang direncanakan
-          Sangat penting untuk mengetahui sampai di mana pekerjaan sudah dilaksanakan
-          Dapat dilakukan evaluasi, penentuan tindakan korektif ataupun tidak lanjut, sehingga pengembangan dapat ditingkatkan pelaksanaannya

Keempat kegiatan tersebut tidak akan terlaksana tanpa adanya sumber-sumber ataupun sarana yang harus didayagunakan secara tepat. Menurut istilah George R Terry sumber-sumber yang dimaksud disebut 6 M (The six M’s in management) yaitu :
a.       Manpower (manusia atau tenaga kerja)
b.      Money (uang atau dana)
c.       Materials (bahan-bahan atau material)
d.      Machines and equipment (mesin dan peralatan)
e.       Methods (tata kerja)
f.       Market (pasar)

Dari uraian di atas dapat dirumuskan bahwa manajemen adalah proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerja sama antar manusia. Untuk dapat mencapai tujuan tersebut maka akan perlu dibentuk suatu organisasi yang pada pokoknya secara fungsional dapat diartikan sebagai sekelompok manusia yang dipersatukan dalam suatu kerja sama yang efisien untuk mencapai tujuan. Sehingga dapat dikatakan bahwa fungsi organisasi adalah sebagai alat dari manajemen untuk mencapai tujuan.

3.      PROSES ORGANISASI
Struktur organisasi merupakan suatu kerangka yang menunjukkan seluruh kegiatan-kegiatan untuk pencapaian tujuan organisasi, hubungan antar fungsi serta wewenang dan tanggung jawabnya di samping itu struktur organisasi juga mencerminkan mekanisme-mekanisme formal pada pengelolaan organisasi.
Contoh organisasi dilingkungan misalnya karang taruna, osis, mejelis ta’alim, pmr, paskibra, pramuka, dan sebagainya.
Struktur organisasi (formal) mempunyai dua muka yaitu :
a.       Model struktur, dalam hal ini kita dapat mempergunakan prinsip-prinsip teori organisasi
b.      Dimensi-dimensi dasar struktur, yang akan menentukan kegiatan-kegiatan dan hubungan-hubungan yang harus dilakukan dan tingkat spesialisasi yang dapat diberikan.
Adapun mengenai proses-proses yang terjadi dalam organisasi (formal) antara lain :
a.      Proses mempengaruhi  (wewenang dan kekuasaan)
Menurut Scott dan Mitchell pengaruh merupakan suatu transaksi sosial di mana seorang atau kelompok orang digerakan oleh seseorang atau kelompok orang yang lain untuk melakukan kegiatan yang sesuai dengan harapan mereka yang mempengaruhi. Dalam hal ini suatu pengaruh sangat berhubungan dengan kekuasaan dan wewenang. Yang dimaksud dengan kekuasaan adalah kemampuan untuk mempunyai pengaruh, sedangkan wewenang merupakan salah satu tipe dari kekuasaan.
b.      Proses pengambilan keputusan
Pengambilan keputusan secara universal didefinisikan sebagai pemilihan di antara berbagai alternatif yang mencakup baik pembuatan pilihan maupun pemecahan masalah. Pengambilan keputusan sebagai bagian kunci kegiatan manajer, merupakan proses melalui serangkaian kegiatan dipilih.
       Suatu keputusan adalah rasional secara sengaja bila penyesuaian-penyesuaian sarana terhadap hasil akhir dicoba dengan sengaja oleh individu atau organisasi, dan suatu keputusan adalah rasional secara organisasional bila keputusan diarahkan ke tujuan-tujuan individual.

4.      DINAMIKA ORGANISASI
Manusia melakukan kegiatan dan bereaksi terhadap kegiatan orang lain dalam organisasi baik dari pimpinan atau sesama anggota, menimbulkan bermacam-macam dinamika perilaku dalam organisasi. Didalam dinamika organisasi ini terdapat beberapa hal penting antara lain : organisasi informal, dinamika konflik, teori motivasi, kepemimpinan dalam berorganisasi, analisis kepegawaian dan anggaran organisasi.


BAB III
KESIMPULAN

Dari penjelasan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam membangun suatu organisasi, manajemen yang baik sangat diperlukan agar tercapainya tujuan yang telah ditetapkan melalui kerja sama dengan orang lain sebagai sumber tenaga kerja tanpa mengabaikan sumber-sumber yang lain dan waktu yang tersedia dengan cara yang setepat-tepatnya. Selain manajemen, metode dan tata kerja juga harus difikirkan dan dipertimbangkan agar semuanya dapat berjalan dengan selaras dan seimbang. Seorang manajer juga harus pandai dalam membaca situasi yang akan terjadi, sehingga manajer dapat mengambil keputusan yang terbaik agar organisasi dan manajemen yang telah dibangunnya dapat bertahan.
Dengan demikian jelas sudah manajemen, organisasi dan tata kerja selain memiliki hubungan timbal balik ketiganya juga diarahkan kepada pencapaian suatu tujuan. Maka dari itu ketiganya tidak dapat dipisahkan antara yang satu dengan yang lain. Selain itu struktur organisasi juga diperlukan untuk menunjukkan seluruh kegiatan-kegiatan untuk pencapaian tujuan organisasi, hubungan antar fungsi serta wewenang dan tanggung jawabnya di samping itu struktur organisasi juga mencerminkan mekanisme-mekanisme formal pada pengolahan organisasi.


BAB IV
DAFTAR PUSTAKA

Widyatmini & Izzati A, Pengantar Organisasi & Metode, Jakarta: Gunadarma, 1996.





Rabu, 12 September 2012

WHEN YOU LOVE SOMEONE - ENDAH N RHESA



I love you but it’s not so easy 
To make you here with me
I wanna touch and hold you forever 
But you’re still in my dream

And I can’t stand to wait your love is coming to my life
But I still have a time to break a silence

Reff:
When you love someone just be brave to say
That you want him to be with you
When you hold your love don’t ever let him go
Or you will loose your chance to make your dream come true

I used to hide and watch you from a distance
And i knew you realized
I was looking for a time to get closer
At least to say hello

And I can’t stand to wait your love is coming to my life

When you love someone just be brave to say
That you want him to be with you
When you hold your love don’t ever let him go
Or you will loose your chance to make your dream come true

I never thought that i’m so strong
I stuck on you and wait so long
But when love comes it can’t be wrong
Don’t ever give up, just try and try to get what you want
Cause love will find the way

When you love someone just be brave to say
That you want him to be with you
When you hold your love don’t ever let him go
Or you will loose your chance to make your dream come true

When you love someone just be brave to say
That you want him to be with you
When you hold your love don’t ever let him go
Or you will loose your chance to make your dream come true


Listen this song              Music Clip

PPSPPT 2012

Hallooo teman-teman semuanya kangen deh udah lama ga berbagi cerita disini hehehe. Oke hari ini saya meluangkan waktu khusus untuk menulis pengalaman saya tentang PPSPPT 2012. Mungkin dari kalian semua udah ada yang baca tentang pengalaman saya dulu di PPSPPT 2011 . Ya tahun ini saya mengikuti PPSPPT (Pengenalan Program Studi dan Program Pendidikan Tinggi) lagi tapi bedanya dulu saya MABA (Mahasiswa Baru) yang harus kuncir dua, pakai serangam putih hitam, nametag yang bertuliskan PESERTA PPSPPT 2011 dan menggunakan pita ungu tapi sekarang saya adalah PK (Penanggungjawab Kelompok) yang memakai almamater kampus dan nametag dengan tulisan PANITIA MAHASISWA.

Pengalaman ini semua berawal ketika hari Kamis, 6 September 2012 kakak saya yang bernama Rizki Ariyani  memberikan informasi tentang penerimaan PK yasudah saya langsung mendaftar untuk menjadi PK dan menginformasikan ke teman-teman yang saya percaya untuk mengikuti pendaftaran ini. Setelah saya mendaftar saya diberitahukan bahwa hari Jumat, 7 September 2012 untuk hadir di Kampus H jam 14.00 untuk briefing. Dan keesokkan harinya saya dan teman-teman dari 1KA14 (Agatha Varian, Wachit Nur Hidayati, Mahardika Aryaguna, Kezia Ayu Irianta, dan Budi Setiawan) datang ke kampus H dan langsung ke lapangan yang ada dibawah. Kami mengikuti briefing dan meninjau semua lokasi yang akan digunakan misalnya para MABA harus melewati jalur mana, ruang kesehatan, ruang ibadah, dan lain sebagainya.

Beberapa hari sebelum PPSPPT dilaksanakan tepatnya hari Sabtu, 8 September 2012 Jujur saya bingung banget karena almamater yang saya punya sangat besar dan saya tidak punya waktu yang cukup untuk mengecilkan almamater. Saya sudah pergi ke tukang vermak dan tukang vermaknya sanggup mengecilkan almamater itu namun almamater bisa diambil hari selasa sore, sedangkan saya harus menggunakan alamamater itu hari selasa pagi. Alhamdulillah banget saya mendapatkan kabar bahagia dimalam harinya. Apa kah kabar bahagia itu??? Dan kabar bahagianya adalah om saya sanggup mengecilkan almamater itu ~(‘▽’~) (~’▽’)~
Setelah almamater saya sudah dikecilkan sekarang saya bingung bagaimana saya berangkat ke kampus karena panitia sudah harus berkumpul jam 5.30 pagi sedangkan perjalanan dari rumah saya ke kampus membutuhkan waktu sekitar 2,5 sampai 3 jam bila naik angkutan umum. Apabila naik motor hanya membutuhkan waktu 45 menit sampai 1 jam tapi tidak mungkin saya berangkat ke kampus naik motor bertiga (Bapak saya, kakak saya, dan saya) karena saya dan kakak saya tidak punya SIM motor. Akhirnya saya berinisiatif mengirim pesan ke sahabat saya yang bernama Desti Yohana jurusan psikolog karena dia ngekos ya walau lagi pulang kerumahnya tapi Desti baik sekali, dia mengizinkan saya dan kakak saya untuk menginap dikosannya.

Senin, 10 September 2012
Kakak saya sudah berangkat dari pagi hari karena ada acara di Laboratorium Manajemen Menengah maklum kakak saya salah satu programmer di Lab tersebut. Jadi saya ke rumah Desti untuk mengambil kunci kosan dan berangkat ke kampus diantar bapak saya (Ya walau ga nganter sampai kampus tapi saya sangat bersyukur maklum berangkatnya siang jadi panas banget hehehe).
Perjalanan saya dari rumah ke kampus 3 jam 15 menit lama sekali ya (Ya iyalah secara pas di Terminal Blok M nunggu kopaja 63 lama banget sekitar 30 menitan dan akhirnya saya duduk di bangku tambahan samping supir karena sudah penuh) (-____-) . Sesampainya di deket kampus macet banget ternyata kemecetan disebabkan oleh para MABA yang dijemput dan angkutan umum yang ngetem tapi untungnya ada pak polisi yang datang untuk mengatur lalu lintas jadi kemacetan tidak berlangsung lama hanya sekitar 25 menitan. Sesampainya di kampus kakak saya sudah menunggu bersama ka Ilyas Ginanjar di bawah pohon rindang depan kampus. Tidak lama kemudian kita langsung bubar (Saya dan kakak saya ke kosan sedangkan ka Ilyas pulang). Sesampainya di kosan kami bersih-bersih dikit, istirahat, mandi, lalu makan masakan mama (Saya bawa makanan dari rumah soalnya masakan mama enak banget. Ini jujur dari dalam hati yang paling dalam).

Selasa, 11 September 2012 Jam 3.45
Kami sudah bangun untuk bersiap-siap ke Kampus H dan waktu sudah menunjukkan jam 5.30 (Cepat banget ya waktu itu berputar padahal belum sempet sarapan tapi udah harus buru-buru jalan ke kampus dan akhirnya ga sarapan). Sesampainya di kampus ternyata sudah banyak panitia yang datang dan semua sudah berkumpul buat briefing. Saya terpilih menjadi Penanggungjawab Kelompok (PK) KOM A D 10. Begitu para MABA masuk ke lapangan dan para PK mengatur kelompoknya masing-masing tidak lama acara dimulai. Acara berlangsung tertib, aman, lancar, dan sangat mengasikkan serta ada games yang membuat acara semakin seru (Game foto gokil, game yelyel) setelah itu acara dilanjutkan oleh pihak kampus dan UKM. Akhirnya acara PPSPPT berakhir dengan acara salam-salaman dengan para panitia dan menggambil buku di loket masing-masing.

Jujur dari hati yang paling dalam aku berterima kasih kepada seluruh pihak kampus, semua panitia, semua para MABA untuk pengalaman yang sangat menyenangkan ini dan jujur pengen banget ikutan acara kaya begini lagi. Walau capek harus teriak-teriakan karena suasana yang begitu ramai, harus lari-lari, dan memiliki tanggung jawab yang begitu besar tapi aku seneng jalanin ini semua. Kemaren juga di informasikan akan ada pembukaan pendaftaran anggota BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) semoga aku bisa bergabung bersama BEM Amin :)
Terima kasih banyak buat Desti Yohana sahabat dari masa SD sampai sekarang you're the best :)

Oh iya, ini saya memiliki beberapa foto ketika kegiatan PPSPPT 2012 yang dilaksanakan di Universitas Gunadarma - Kampus H Kelapa Dua.

Kezia Ayu Irianta, Wachit Nur Hidayati, Rini Zaharani (saya), Ibu Marliza Ganefi Gumay, SKom,  MMSI
Para Peserta PPSPPT 2012 Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi  Informasi
Nametag Panitia

Foto-foto yang lain nanti akan saya update klo sudah ada ya....

Rabu, 13 Juni 2012

PANCASILA ALAT MEMPERSATU BANGSA INDONESIA



Beberapa Pengertian Pancasila
Dasar Negara Republik Indonesia adalah Pancasila yang terdapat dalam Pembukaan UUD 1945 dan secara resmi disahkan oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945, kemudian diundangkan dalam Berita Republik Indonesia tahun II No.7 bersama-sama dengan batang tubuh UUD 1945.
Kedudukan dan fungsi Pancasila jika dikaji secara ilmiah memiliki pengertian yang luas, baik dalam kedudukannya sebagai dasar Negara, pandangan hidup bangsa, ideologi negara dan sebagai kepribadian bangsa bahkan dalam proses terjadinya, terdapat berbagai macam terminologi yang harus kita deskripsikan secara obyektif. Oleh karena itu untuk memahami Pancasila secara kronologis baik menyangkut rumusannya maupun peristilahannya maka pengertian Pancasila meliputi :
1.      Pengertian Pancasila secara Etimologis
Pancasila berasal dari bahasa Sansekerta dari India, dalam bahasa Sansekerta kata Pancasila memiliki dua macam arti secara leksikal, yaitu :
Panca artinya lima
Syila artinya batu sendi, alas, dasar
Syiila artinya peraturan tingkah laku yang baik/senonoh
Secara etimologis kata Pancasila berasal dari istilah Pancasyila yang memiliki arti secara harfiah dasar yang memiliki lima unsur.
2.      Pengertian Pancasila secara Historis
Sidang BPUPKI pertama membahas tentang dasar Negara yang akan diterapkan. Dalam siding tersebut mencul tiga pembicara yaitu M. Yamin, Soepomo, Ir. Soekarno yang mengusulkan nama dasar Negara Indonesia disebut Pancasila. Secara historis proses perumusan Pancasila adalah
a.       Mr. Muhammad Yamin
Pada siding BPUPKI tanggal 29 Mei 1945, M. Yamin berpidato mengusulkan lima asas dasar Negara sebagai berikut:
1.      Peri Kebangsaan
2.      Peri Kemanusiaan
3.      Peri Ketuhanan
4.      Peri Kerakyatan
5.      Kesejahteraan Rakyat
Setelah berpidato beliau menyampaikan usul secara tertulis mengenai rancangan UUD RI yang didalamnya tercantum rumusan lima dasar asas dasar Negara sebagai berikut :
1.      Ketuhanan Yang Maha Esa
2.      Kebangsaan persatuan Indonesia
3.      Rasa kemanusiaan yang adil dan beradab
4.      Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
5.      Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

b.      Mr. Soepomo
Pada siding BPUPKI tanggal 31 Mei 1945 Soepomo mengusulkan lima dasar Negara sebagai berikut:
1.      Persatuan
2.      Kekeluargaan
3.      Keseimbangan lahir dan batin
4.      Musyawarah
5.      Keadilan rakyat

c.       Ir. Soekarno
Pada siding BPUPKI tanggal 1 Juni 1945, Ir. Soekarno mengusulkan dasar Negara yang disebut dengan nama Pancasila secara lisan/tanpa teks sebagai berikut :
1.      Nasionalisme atau Kebangsaan Indonesia
2.      Internasionalisme atau Peri Kemanusiaan
3.      Mufakat atau Demokrasi
4.      Kesejahteraan Sosial
5.      Ketuhanan yang berkebudayaan
Selanjutnya beliau mengusulkan kelima sila dapat diperas menjadi Tri Sila yaitu Sosio Nasional (Nasionalisme dan Internasionalisme), Sosio Demokrasi, (Demokrasi dengan Kesejahteraan Rakyat), Ketuhanan Yang Maha Esa. Adapun Tri Sila masih diperas lagi menjadi Eka Sila yang intinya adalah “gotong royong”.

d.      Piagam Jakarta
Pada tanggal 22 Juni 1945 diadakan sidang oleh 9 anggota BPUPKI (Panitia Sembilan) yang menghasilkan “Piagam Jakarta” dan di dalamnya termuat Pancasila dengan rumusan sebagai berikut :
1.      Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan sya’riat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.
2.      Kemanusiaan yang adil dan beradab
3.      Pesatuan Indonesia
4.      Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
5.      Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

3.      Pengertian Pancasila secara Terminologis
Dalam Pembukaan UUD 1945 yang ditetapkan tanggal 18 Agustus 1945 oleh PPKI tercantum rumusan Pancasila sebagai berikut :
1.      Ketuhanan Yang Maha Esa.
2.      Ketuhanan yang adil dan beradab.
3.      Persatuan Indonesia.
4.      Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat keijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.
5.      Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Rumusan Pancasila sebagaimana tercancum dalam Pembukaan UUD 1945 inilah yang secara konstitusional sah dan benar sebagai dasar Negara Republik Indonesia. Namun dalam sejarah ketatanegaraan Indonesia dalam upaya bangsa Indonesia mempertahankan proklamasi dan eksistensinya, terdapat pula rumusan-rumusan Pancasila sebagai berikut :
a.       Dalam Konstitusi Republik Indonesia Serikat (27 Desember – 17 Agustus 1950)
b.      Dalam UUD Sementara 1950 (17 Agustus 1950 – 5 Juli 1959)
c.       Dalam kalangan masyarakat luas
Dalam berbagai macam rumusan Pancasila, yang sah dan benar adalah rumusan Pancasila yang terdapat dalam Pembukaan UUD 1945 sesuai dengan Ketetapan MPRS No.XX?MPRS/1966 dan Ketetapan MPR No.III/MPR/2000.

Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa Indonesia
Sila ketiga Pancasila, yakni Sila Persatuan Indonesia. Artinya, bahwa Pancasila sangat menekankan dan menjujung tinggi persatuan bangsa. Hal ini berarti, bahwa pancasila juga menjadi alat pemersatu bangsa. Disebutnya sila Persatuan Indonesia sekaligus juga menunjukkan, bahwa bangsa Indonesia memiliki pebedaan-perbedaan. Perbedaan itu berupa bahasa (daerah), suku bangsa, budaya, golongan kepentingan, politik bahkan juga agama. Artinya, bahwa para pemimpin bangsa, terutama mereka yang terlibat dalam penyusunan dasar Negara, sangat mengerti dan sekaligus juga sangat menghormati perbedaan yang ada di dalam masyarakat Indonesia. Mereka juga menyadari bahwa perbedaan sangat potensial menimbulkan perpecahan bangsa, dan oleh sebab itu mereka juga menyadari pentingnya persatuan bagi bangsa Indonesia. Pencantuman sila persatuan bagi bangsa Indonesia selain menyadari pentingnya persatuan bagi kelangsungan hidup bangsa, juga menunjukkan adanya pemahaman bahwa perbedaan itu suatu realita yang tidak mungkin dihilangkan oleh manusia. Perbedaan sesungguhnya adalah suatu hikmah yang harus di syukuri, dan bukan Sesuatu yang harus diingkari. Apalagi harus dihilangkan dari muka bumi ini.
Perbedaan tidak hanya ada di Indonesia menlainkan perbedaan juga berada di Negara manapun dan untuk menyikapi realita ini, jalan keluarnya adalah menjujung tinggi kepentingan nasional dan bukan kepentingan yang lebih kecil, lebih rendah, ataupun yang lebih sempit. Dengan kesadaran seperti ini, maka terlihat jelas bahwa persatuan bangsa sesungguhnya adalah nilai luhur yang seharusnya dijunjung tinggi oleh semua umat manusia karena pada hakekatnya, perpecahan atau pertikaian justru akan menghancurkan umat manusia itu sendiri.
Bhineka Tunggal Ika memang sanggat tepat untuk direnungkan kembali esensi dan kebenaran yang terkandung di dalamnya. Karena pada hakekatnya semua bangsa, semua manusia memrlukan persatuan dan kerjasama di antara umat manusia. Kerjasama butuh persatuan, dan persatuan butuh perdamaian. Oleh sebab itu perpecahan sebagai lawan dari persatuan mutlak perlu dihindari dan disingkirkan dari kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, mengingat kebenaran dan kebutuhan yang dihadapi oleh seluruh umat manusia.

Referensi :