Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 Juni 2011

Ajari Anak Cara Menghargai Orang Lain


KOMPAS.com - Memiliki anak laki-laki yang tumbuh menjadi laki-laki sejati saat dewasa kelak, menjadi kebanggaan orangtua.Dengan menjadi laki-laki sejati, ia menjadi role model pribadi yang peduli, bertanggungjawab, dan memperlakukan keluarga, anak-anaknya, dan pasangannya, dengan baik. Kepribadian seperti ini lahir dari pengasuhan tepat sejak dini, termasuk penanaman sikap menghargai orang lain.

"Anak laki-laki yang tumbuh dengan sikap mau mendengarkan orang lain, terutama orangtuanya, mematuhi peraturan, dan berinteraksi dengan perilaku yang penuh kasih sayang, adalah modal dasar baginya untuk memiliki kepribadian baik, ia bisa memperlakukan orang lain dengan penuh penghargaan," kata Michael Gurian, penulis buku The Purpose of Boys. "Saat anak laki-laki ini menjadi pria dewasa,  sikap penuh penghargaan terhadap orang lain sudah menjadi bagian kepribadian dirinya, yang muncul alami," tambahnya.

Untuk menanamkan sikap menghargai orang lain pada diri anak, terutama anak laki-laki yang membutuhkan penanganan berbeda, ada dua caranya:

1. Peraturan bikin anak belajar bersikap.
Peraturan dalam rumah tangga penting diciptakan. Karena melalui berbagai peraturan ini anak belajar disiplin dan tahu bagaimana caranya bersikap dan menghargai orang lain. Jika anak laki-laki Anda melanggar aturan yang telah disepakati bersama, seperti bicara dengan bahasa buruk, ajarkan konsekuensi atas sikapnya.

"Anak laki-laki akan menghargai sosok yang tegas. Jika Anda memanjakan anak laki-laki, membiarkannya tak menjalani konsekuensi atas perilaku buruknya, selamanya anak ini akan tak termotivasi, dan pada akhirnya ia akan manja dan bersikap tidak peduli dengan orang lain," jelas Gurian.

2. Berikan contoh baik.
Orangtua adalah sumber pembelajaran anak, sehingga perlu menjadi contoh yang baik. Salah satu caranya, perlakukan dengan baik orang dewasa lain yang dekat dengan kehidupan anak laki-laki Anda. Seperti guru anak, pelatih, orangtua teman-teman anak laki-laki Anda. Dengan memperlakukan orang-orang dalam lingkaran aktivitas anak, ia akan belajar cara Anda berperilaku, kata Gurian.

Jika pun terjadi konflik antara anak Anda dengan orang-orang dewasa ini, cari solusi yang baik untuk mengakhiri konflik. "Jangan berpihak sepenuhnya kepada anak Anda saja, namun juga dengarkan kedua belah pihak. Meski Anda tahu bahwa anak Anda berada dalam pihak yang benar, namun jelaskan bahwa bersikap kasar terhadap guru merupakan perilaku buruk yang tak bisa ditoleransi," jelasnya. Lalu katakan kepada anak, "Ayah atau Ibu akan bicara dengan guru Kamu untuk menyelesaikan masalah. Jika terjadi masalah seperti ini lagi, Kamu harus cerita dengan Ayah atau Ibu, dan jangan bicara buruk tentang guru Kamu," kata Gurian menyontohkan.

Melalui cara ini, orangtua mengajarkan anak mengenai cara bijak menyelesaikan masalah, dengan menekankan pada sikap menghargai orang lain.


Pengendara Motor Tewas Tergilas Truk

Pengendara Motor Tewas Tergilas Truk

Awaludin - Okezone


Selasa, 14 Juni 2011 09:39 wib

JAKARTA - Pengendara motor tewas seketika tergilas truk pengangkut alat berat di Jalan Kamal Raya, Menceng, Jakarta Barat, Selasa (14/6/2011) pagi.

Korban yang mengendarai sepeda motor Honda GL Pro bernomor polisi B 5795 NH ini diketahui bernama Paransis Simarmata (41), Warga Jalan Nusa Indah V Blok F23/24 RT 04/11 Kotabumi, Pasar Kemis, Tangerang.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, insiden terjadi saat korban melaju dari arah Cengkareng menuju Menceng. Korban bersenggolan dengan pengendara lain lalu terpelanting ke sisi kanan.

Di saat bersamaan, sebuah truk melintas dari arah berlawanaan. Kecelakaan pun tak terelakan. Korban tergilas roda truk hingga tewas dengan luka berat di kepala.

"Di depan situ motornya oleng dan enggak terkendali terus langsung jatuh dihajar sama truk," kata Timbul, seorang tukang tambal ban di dekat lokasi kejadian. Jenazah lalu dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta untuk keperluan autopsi.

Hingga saat ini, sopir dan kernet truk berpelat nomor B 9360 JK ini masih dimintai keterangan di Kantor Direktorat Lalu Lintas Sat Lantas Wilayah Jakarta Barat.  


Teman-teman tau ga korban kecelakaan ini adalah guru bahasa inggris SMP aku loh. Jujur pas aku baca berita ini aku kaget banget karena beliau adalah guru yang baik, ramah dan humoris. Semoga beliau di terima disisi-Nya dan di ampuni dosanya. Amin :')